Melawan Petugas, Betis ‘Perampok Sadis’ ini di Dor Empat Kali

oleh -

Beritasulsel.com – Timsus Polda Sulsel dipimpin Ipda Artenius bersama tim Jatanras Maros kembali meringkus pelaku pencurian yang beraksi disertai kekerasan (Curas) bernama Parasyam alias Bule, Senin (11/02).

Pelaku yang diketahui adalah warga Desa Balusukang, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto, diringkus dirumah kerabatnya di Kabupaten Jeneponto, berkat laporan seorang wanita yang diduga telah dirampok dan dianiaya oleh pelaku.

“Saat diringkus, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku menjalankan aksinya dibantu dengan rekannya berinisial AM, AM kini telah DPO” ungkap Ipda Artenius, Selasa (12/02).

BACA JUGA :   Antar Istri Mencuri, Pasutri Asal Sidrap Diringkus di Makassar, Begini Modusnya

Interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya yang telah merampok korban dengan cara berpura pura sebagai penumpang mobil Avanza angkutan umum dimana AM berperan sebagai supir dan Bule sebagai penumpang lalu duduk di kursi belakang.

Saat korban menumpangi mobil tersebut kemudian duduk dikursi tengah. Setelah kendaraan bergerak Bule lalu beraksi dengan cara merangkul leher korban dan mengancamnya menggunakan badik dari arah belakang.

BACA JUGA :   Terima Kunjungan Kakanwil Kemenag Sulsel, Wagub Bahas Persiapan MTQ Tingkat Nasional

“Korban yang seorang wanita langsung menyerahkan HP, Uang serta ATM lengkap dengan nomor PIN nya. Pelaku lalu menguras isi ATM korban sebanyak 5 juta rupiah, setelah itu korban yang mengalami luka robek akibat senjata tajam, diturunkan dari mobil disekitar wilayah kecamatan Lau, Maros” urai Artenius.

Setelah ditangkap dan dilakukan olah TKP, Bule berusaha melawan petugas dengan berusaha kabur. Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan sehingga diberi tindakan tegas, terukur. Empat butir timah panas bersarang dibetis pelaku.

BACA JUGA :   Minta Kader Legowo, Azhar Ilo: Mari Beri Ruang TP, Kita Bersatu Besarkan Golkar Sulsel

“Saat ini pelaku dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diberikan tindakan medis dan selanjutnya akan diserahkan ke Mapolres Maros guna diproses lebih lanjut”, ungkap Artenius. (RIS/BSS)