Malu Melahirkan di Luar Nikah, Sepasang Sejoli di Sulsel Buang Bayi di Jembatan

- Redaksi

Kamis, 23 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku SA dan SI saat diamankan di Mapolres Bulukumba

Pelaku SA dan SI saat diamankan di Mapolres Bulukumba

Beritasulsel.com – Sepasang sejoli di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini berurusan dengan petugas kepolisian resor Bulukumba usai ditangkap Rabu malam (22/01/2020).

Yang laki laki berinisial SY umur 45 tahun dan yang perempuan berinisial SI berusia 18 tahun warga Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Kedua pasangan yang terpaut usia 27 tahun ini diamankan karena diduga telah membuang bayi hasil hubungan gelapnya di jembatan Raoa, Desa Pantama, Kecamatan Kajang, beberapa hari lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra kepada berita sulsel mengatakan bahwa menurut pengakuan SI, pada hari Selasa 21 Januari 2020 pukul 01.00 wita ia melahirkan bayi laki-laki di rumah tempat tinggalnya di Balleangin Desa Possi Tanah.

Tapi karena malu dan takut diketahui orang telah melahirkan di luar nikah, maka SI membuang bayi yang ia lahirkan di jembatan Raoa, Desa Pantama.

“Bayi tersebut ada dugaan lahir diluar nikah hasil dari hubungan badan antara SI dan SY 9 bulan yang lalu. Ada pun alasan bayi tersebut dibuang atau disimpan dekat jembatan, oleh karena malu dan takut diketahui keluarganya sehingga dia memilih jalan pintas dengan membuang bayi yang dimaksud,” ucap Berry Kamis pagi (23/01/2020).

Dari sumber lain yang minta namanya tidak dimediakan mengatakan bahwa SI dan SY ada hubungan keluarga. SY adalah paman dari SI.

“Jadi begini pak, SY ini adalah duda istrinya telah lama meninggal dunia. Almarhum istri SA saudara kandung dengan ibu kandung SI, jadi antara SI dan SY adalah keponakan dan paman. Kalau diluruskan, SY menghamili keponakannya istrinya yaitu SI,” ucap sumber. (Parawansyah)

Berita Terkait

Usai Adukan Kanit Pidum Polres Bulukumba ke Propam, H. Nurman juga Surati Kapolri
7 Pria di Bulukumba Catut Nama Polda Sulsel Lalu Rampas Mobil Warga, Begini Kronologinya
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Perangkat Desa Bonto Tangnga, Kades Mahmudin: Terimakasih Kepala Inspektorat Bantaeng, Kadis PMD dan Tenaga Ahli P3MD
Adukan Kanit Pidum Polres Bulukumba ke Propam, H. Nurman: Semoga Tidak Percuma Lapor ke Propam
Minta Polres Bulukumba Dievaluasi, H. Nurman: Saya Melapor Tahun 2020 Sampai Sekarang Tidak Ada Tindakan
Mahasiswa STAI Al-Gazali Bulukumba Unras Depan Kampus Tuntut Transparansi Dana KIP
Buat Polusi, Aktivitas Beton Readymix di Kasuara Bulukumba Dikeluhkan Pengendara
Pelajar Korban Penganiayaan di Desa Bialo Bulukumba Resmi Melapor ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:17

Usai Adukan Kanit Pidum Polres Bulukumba ke Propam, H. Nurman juga Surati Kapolri

Kamis, 6 Februari 2025 - 15:11

7 Pria di Bulukumba Catut Nama Polda Sulsel Lalu Rampas Mobil Warga, Begini Kronologinya

Selasa, 28 Januari 2025 - 17:21

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Perangkat Desa Bonto Tangnga, Kades Mahmudin: Terimakasih Kepala Inspektorat Bantaeng, Kadis PMD dan Tenaga Ahli P3MD

Kamis, 16 Januari 2025 - 11:05

Adukan Kanit Pidum Polres Bulukumba ke Propam, H. Nurman: Semoga Tidak Percuma Lapor ke Propam

Minggu, 12 Januari 2025 - 20:20

Minta Polres Bulukumba Dievaluasi, H. Nurman: Saya Melapor Tahun 2020 Sampai Sekarang Tidak Ada Tindakan

Berita Terbaru