Warga Kecamatan Bontotiro Mengadu Ke DPRD Gegara Rastra, Begini Kata Camat

oleh -

Beritasulsel.com — Viral, seorang warga Desa Bonto Barua, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, bernama Rukiah mengadu ke DPRD lantaran jatah Beras Sejahtera (Rastra) yang dulu ia terima dialihkan ke penerima lain.

Rukiah menduga Kepala Desa Bonto Barua tidak lagi memberikan Rastra kepadanya lantaran ia tidak mendukung Kepala Desa tersebut saat Pilkades berlangsung beberapa bulan lalu.

Pelaksana tugas Camat Bonto Tiro H. A. Rahmad Syafri yang dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang mengadu ke DPRD dan viral dimedia sosial.

Ia mengatakan bahwa betul ada Laporan dari masyarakat Bonto Barua atas nama Ibu Rukiah terkait dengan pembagian Bantuan Program Keluarga Harapan dan Beras untuk masyarakat pra sejahtera.

BACA JUGA :   Sidang Kasus Pembunuhan di PN Bulukumba Ricuh, 9 Orang Diamankan

Dia mengadu di Kantor DPRD bahwa bantuan yang akan dia terima dialihkan kepada yang lain dan yang menerima itu adalah pendukung Kepala Desa terpilih A. Kaharuddin.

“Hari ini saya bersama Kadis Sosial, Kapolsek dan jajarannya turun untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Saya datangi satu persatu keluarga yang merasa tidak puas dengan pembagian bantuan tersebut dan memang ditemukan dilapangan ada beberapa keluarga yang sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk mendapat bantuan tersebut,” ungkap Rahmad Syafri, Rabu (6/3/2019).

BACA JUGA :   Atasi Bank Sulselbar 1-0, Tim Soeratin U-15 Bulukumba Lolos Delapan Besar

“Jadi bukan karena berbeda pilihan saat Pilkades sehingga tidak mendapatkan lagi, karena ini sangat jelas aturannya, bahwa yang mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan dan Bantuan Beras ini untuk masyarakat miskin atau masyarakat pra sejahtera,” lanjut Rahmad.

“Haram kita terima/makan ini bantuan kalau bukan kita punya hak, masih banyak masyarakat Desa Bonto Barua yang lebih berhak untuk mendapatkan bantuan ini” kata Rahmad menjelaskan.

“Olehnya itu, Saya mengusulkan kepada Kepala Dinas Sosial untuk segera merevisi kembali daftar penerima bantuan tersebut untuk diajukan kembali ke Kementerian Sosial, sehingga apa yang kita harapkan guna terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat kita capai dengan memberikan bantuan tepat kepada sasaran” sambungnya.

BACA JUGA :   Viral Surat Suara Tercoblos, ini Kronologi Versi Panwaslu Kuala Lumpur

Hari ini juga saya sudah laporkan kepada Pimpinan (Bupati) terkait apa yang menjadi pemberitaan di media Sosial, dan beliau meminta kepada saya untuk betul-betul mengawal program ini sehingga program ini tepat sasaran. dan beliau juga berpesan kepada saya untuk tetap selalu berkoordinasi dengan Instansi Pemberi bantuan, karena camat dan kepala desa itu adalah ujung tombak pembangunan di daerah. tutup Rahmad (Idul/BSS)