KPU Bantaeng: “2 Caleg Terpilih DPRD Bantaeng 2024-2029 Berstatus Tersangka Kasus Korupsi, Bisa Ikut Pelantikan”

- Redaksi

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Bantaeng, Muhammad Saleh.

Ketua KPU Bantaeng, Muhammad Saleh.

2 Calon Anggota Legislatif DPRD Bantaeng 2024-2029 yang tersandung kasus korupsi dan saat ini sedang menjalani proses hukum, tetap akan dilantik bersamaan dengan 28 Calon Anggota Legislatif DPRD Bantaeng periode 2024-2029.

Perihal tersebut dikatakan Ketua KPU Bantaeng, Muhammad Saleh saat ditemui Beritasulsel network Beritasatu di ruang kerjanya pada Sabtu sore (24 Agustus 2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait dengan calon Anggota DPRD Bantaeng yang terpilih dan ditetapkan berstatus tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Negeri Bantaeng itu, kami tetap masukkan namanya sebagai calon Anggota DPRD terpilih bersama 28 Calon Anggota Legislatif lainnya yang diminta oleh Sekertaris Dewan DPRD Bantaeng,” kata Ketua KPU Bantaeng.

“Kami juga sudah bersurat ke Pj Gubernur Sulawesi Selatan melalui Pj Bupati Bantaeng terkait dengan pelantikan 2 Calon Anggota Legislatif terpilih itu dan sudah ada jawaban dari Pj Gubernur Sulawesi Selatan melalui Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Ketua KPU Bantaeng.

Berikut kutipan Surat Jawaban dari Pj Gubernur Sulawesi Selatan melalui Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan kepada KPU Kabupaten Bantaeng melalui Pj Bupati Bantaeng terkait dengan pelantikan 2 Calon Anggota Legislatif terpilih DPRD Bantaeng periode 2024-2029.

Makassar, 22 Agustus 2024.

Nomor: 100.1.4/3401/BIRO Pemotda.

Lampiran Hal: Tanggapan Surat Usulan Penundaan Pelantikan Anggota DPRD Bantaeng.

Yth. Pj Bupati Bantaeng.
di Bantaeng.

Menindaklanjuti surat Pj Bupati Bantaeng Nomor 100.1.4/52/Pem tanggal 8 Agustus 2024 perihal Usul Penundaan Pelantikan 2 Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng, Masa Jabatan 2024-2029, yang intinya menyampaikan usulan penundaan pelantikan bagi 2 calon anggota terpilih hasil Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024 atas nama Muhammad Ridwan, S.Pd.I (Partai Keadilan Sejahtera) dan H. Irianto (Partai Amanat Nasional) dikarenakan menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi.
Sehubungan hal tersebut, disampaikan kepada saudara sebagai berikut:

1. Berdasarkan Pasal 30 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota disebutkan bahwa “Dalam hal calon Anggota DPRD terpilih ditetapkan menjadi tersangka pada saat pengucapan sumpah/janji, yang bersangkutan tetap melaksanakan pengucapan sumpah/janji menjadi Anggota DPRD”.

2. Berdasarkan ketentuan tersebut diatas, dan sesuai hasil konsultasi pada Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, maka pelaksanaan pengucapan sumpah/janji dan pelantikan kedua calon anggota terpilih dimaksud diatas, mempedomani ketentuan Pasal 30 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

a.n Gubernur Sulawesi Selatan
Sekretaris Daerah
Jufri Rahman

Ditambahkan oleh Ketua KPU Bantaeng bahwa teknis pelantikan 2 Calon Anggota Legislatif yang berstatus tersangka oleh Kejaksaan Negeri Bantaeng, itu bukan kewenangan kami di KPU Bantaeng.

“Apakah dilantik bersamaan di DPRD Bantaeng pada 28 Agustus 2024, atau dilantik terpisah di Rutan Bantaeng, bisa konfirmasi ke Sekertaris Dewan DPRD Bantaeng,” kata Ketua KPU Bantaeng, Muhammad Saleh.

Berita Terkait

Inspektorat Daerah Bantaeng Gelar Briefing dan Coffe Morning, Sekertaris Itda: Agenda Rutin Membahas Kinerja dan Evaluasi
Kejaksaan Negeri Bantaeng Tuntaskan 10 Perkara Pidsus dan Selamatkan Kerugian Keuangan Negara Miliaran Rupiah Sepanjang 2024, Satria Abdi SH MH: Ada Agenda dan Target di 2025
Bersama Jajaran di Kejaksaan Negeri Bantaeng, Kajari Satria Abdi SH MH Mengikuti Rakernas Kejaksaan Agung RI Secara Virtual
Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar Mengikuti Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah di Inspektorat Jenderal Kemendagri RI
Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Bantaeng Sepanjang Tahun 2024, Kajari Satria Abdi: Terbaik Pertama Penanganan Perkara Bidang Tindak Pidana Khusus
Pelaku Pengrusakan dan Pembakaran Motor Dihadiahi Timah Panas, Kasat Reskrim Polres Bantaeng: “Pelaku Berusaha Kabur”
Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng Berhasil Mengungkap dan Menangkap 3 Terduga Pelaku Pembusuran Serta Pengrusakan dan Pembakaran Motor
Inspektorat Daerah Bantaeng Koordinasi Bersama OPD, Membahas Penyelesaian Temuan dan Menindaklanjuti Rekomendasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Januari 2025 - 17:49

Inspektorat Daerah Bantaeng Gelar Briefing dan Coffe Morning, Sekertaris Itda: Agenda Rutin Membahas Kinerja dan Evaluasi

Rabu, 15 Januari 2025 - 22:44

Kejaksaan Negeri Bantaeng Tuntaskan 10 Perkara Pidsus dan Selamatkan Kerugian Keuangan Negara Miliaran Rupiah Sepanjang 2024, Satria Abdi SH MH: Ada Agenda dan Target di 2025

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:36

Bersama Jajaran di Kejaksaan Negeri Bantaeng, Kajari Satria Abdi SH MH Mengikuti Rakernas Kejaksaan Agung RI Secara Virtual

Selasa, 14 Januari 2025 - 23:41

Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar Mengikuti Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah di Inspektorat Jenderal Kemendagri RI

Selasa, 14 Januari 2025 - 21:57

Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Bantaeng Sepanjang Tahun 2024, Kajari Satria Abdi: Terbaik Pertama Penanganan Perkara Bidang Tindak Pidana Khusus

Berita Terbaru