Beritasulsel.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, merevitalisasi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) A’bulo Sibatang.

Perihal tersebut disampaikan Kepala Desa Bonto Salluang, Marsuki, S.Sos, saat ditemui Beritasulsel.com network Beritasatu.com di Kantor Desa Bonto Salluang pada Selasa (4 Maret 2025).

“Revitalisasi pengurus BUMDes ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja BUMDes A’bulo Sibatang dalam mengembangkan usaha desa dan tujuan Revitalisasi BUMDes ini untuk meningkatkan profesionalisme dan inovasi BUMDes, membawa manfaat bagi masyarakat desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Bonto Salluang,” kata Kades Marsuki.

“Semoga dengan adanya pengurus baru di BUMDes A’bulo Sibatang ini, kinerjanya semakin baik dan bisa menambah Pendapatan Asli Desa Bonto Salluang,” pinta Kades Bonto Salluang.

Marsuki juga mengatakan bahwa diawal kepemimpinannya di tahun 2024, Pemdes Bonto Salluang telah menyertakan modal usaha kepada BUMDes A’bulo Sibatang sebesar 30 juta rupiah.

“Penyertaan modal usaha kepada BUMDes A’bulo Sibatang tersebut, digunakan BUMDes untuk membuka usaha toko tani dan menjual aneka kebutuhan petani, khususnya petani di Desa Bonto Salluang,” kata Kades Marsuki.

“Diharapkan dengan adanya toko tani yang dikelola oleh BUMDes A’bulo Sibatang ini, petani di Bonto Salluang dan sekitarnya, bisa membeli kebutuhannya di toko tani itu,” harap Kades Marsuki.

Dijelaskan oleh Kades Bonto Salluang bahwa mulai tahun 2025 ini, 20 persen dari Dana Desa Bonto Salluang itu untuk program ketahanan pangan dan akan dikelola oleh BUMDes.
“Itu wajib dilakukan,” kata Kades Marsuki.

“20 persen itu untuk pemenuhan bahan baku program makan bergizi gratis dan semua yang dilakukan oleh BUMDes, akan diawasi langsung oleh BPD Desa Bonto Salluang,” jelas Kades Bonto Salluang, Marsuki, S.Sos.