Pernah Dibantu Bibit Ikan, Panen Perdana Warga Undang Wagub Sulsel Makan Bersama

oleh -

Makassar, Sulsel – Warga blok J RT 9, RW 13, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar merasa senang melihat kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Kawasan Public Space, Sabtu (12/9/2020).

Kunjungan orang nomor dua di Sulsel itu di dalam rangka silaturahmi sekaligus hadir atas undangan warga.

Ia disambut Ketua RT, Lurah Buntusu, tokoh masyarakat, warga sekitar serta ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Ketumbar.

BACA JUGA :   3 Orang Bapak dan Anak Asal Makassar Tenggelam di Sungai Panaikang

Warga Blok J itu pun menjamu Wagub Sulsel dengan beragam sajian dengan makan bersama warga. Salah satunya sajian ikan lele dan jus dari sayuran hijau semacam sawi bernama pakcoy dipadukan sirsak.

Sajian lele ini menjadi panen pertama oleh warga, sejak diberikan bantuan dari Wagub Sulsel pada 14 Juni 2020 lalu. Kala itu, Wagub Sulsel aktif dalam memberikan bantuan sembako, bibit tanaman, serta bibit ikan dan bebek di tengah kondisi pandemi Covid-19.

BACA JUGA :   Sat Lantas Polres Enrekang Perketat Perbatasan Cegah Penyebaran Covid-19

Di lokasi itu, Wagub Sulsel makan bersama warga di Kawasan Public Space yang disekitarnya beragam tanaman dan kolam lele.

Penyuluh/pendamping Kelompok Wanita Tani Ketumbar, Hikmah mengaku, bahwa sajian lele ini merupakan bantuan dari Wagub Sulsel.

“Ada 1000 bibit lele. Alhamdulillah ini panen pertama, kami bisa nikmati bersama pak Wagub Sulsel. Rencananya, kami bagi ke warga, dan jika lebih kami mau jual. Dan hasil penjualannya ini kami bisa gunakan beli bibit lagi. Supaya berkesinambungan,” tuturnya.

BACA JUGA :   Kasdim 1405/Mlts Serahkan Bantuan APD ke Posko Covid-19 Barru

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pun terlihat senang atas kekompakan masyarakat, dalam budidaya tanaman dan ikan.

“Alhamdulillah, budidaya ikan bantuan saat pandemi sudah dipanen serta jus pakcoy dan sawi-nya mantap. Senang bisa silaturahmi dan makan siang bersama warga,” kata Andi Sudirman. (*)