Beritasulsel.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai menggelar Festival Layang-Layang dalam rangka memperingati Pesta Adat Marimpa Salo yang berlangsung di Pantai Hubat, Hutan Bakau Takkalala Kecamatan Sinjai Timur. Sabtu (05/10).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Haerani Dahlan menyampaikan bahwa festival layang-layang tersebut diikuti sebanyak 38 yang terdiri dari OPD, BUMN dan BUMD sebanyak 20 peserta dan 18 orang dari kategori umum.
“Tujuan diadakannya festival layang-layang untuk memasyarakatkan kembali lomba layang-layang dan ini merupakan bentuk permainan tradisional yang dilaksanakan setelah panen baik itu dilaksanakan di pegunungan maupun di pesisir dan saya berharap agar festival layang-layang ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya”, jelas Haerani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Desa Sanjai Muh. Arsal menyampaikan bahwa lomba layang-layang yang diadakan setiap tahun adalah merupakan permainan tradisional dan festival layang-layang tersebut sudah diadakan pada tahun lalu di Bukit Vandiam.
“Saya berharap agar festival layang-layang ini menjadi event tahunan dan bertaraf nasional. kita sama-sama mendukung adanya festival layang-layang ini sebagai rangkaian acara Marimpa Salo dan semoga tahun depan festival layang-layang ini bisa diikuti dari luar Kabupaten Sinjai” jelas Arsal.
Adapun yang menjadi juara yaitu:
Juara 1 Dinas Peternakan,Juara II Dispora,Juara III PDAM, Juara Harapan I Dinsos,Juara Harapan II Dinas Kesehatan,Juara Harapan III BKPSDMA. (Sambar)