Koalisi Pemuda Mahasiswa Sinjai Melawan, Bagi-bagi Selebaran di Car Free Day

oleh -

Beritasulsel.com — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam ‘Koalisi Pemuda Mahasiswa Sinjai Melawan’, kini kembali melakukan aksi bagi – bagi selebaran sembari berolahraga dalam acara Car Free Day di Jl. Persatuan Raya, Minggu (10/2/2019).

Menurut salah satu penanggung jawab, Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) merupakan sebuah momen untuk menyebarluaskan sebuah kabar tragis tentang peristiwa 4 orang mahasiswa Institut Agama Islam Muhamadiyah (IAIM) Sinjai yang diberhentikan secara tiba-tiba oleh pihak rektor hanya karena protes.

BACA JUGA :   Peduli Lingkungan, Polres Sinjai Bersama Kodim dan Pemda Gelar Kerja Bakti Massal

Menurut Anis Longsor, selaku koordinator aksi bahwa kegiatan tersebut adalah untuk berolahraga, selain itu, diikuti aksi bagi – bagi selebaran kepada para peserta Car Free Day.

“Ini adalah sebuah bentuk kampanye untuk memberitahukan kepada publik bahwa kampus IAIM Sinjai telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan Skorsing kepada 4 mahasiswanya secara sepihak” ungkapnya.

BERITA TERKAIT: 

DPRD Sinjai Gagal Mediasi Pimpinan IAIM, Nuralamsyah Akan Tempuh Proses Hukum

Kasus DO dan Skorsing 4 Mahasiswa IAIM Sinjai, LBH Bakal Turun Tangan

BACA JUGA :   Mahasiswa Asal Sinjai Rapat Bersama Mendikbud RI Bahas Pendidikan Nonformal

Dimana, kata Anis, kampus sebagai dimensi untuk mencerdaskan manusia dan menghidupkan ilmu pengatahuan maka tentunya kritik dan keterbukaan adalah hal yang wajar.

“Karena mahasiswa mencoba mengkritisi kampusnya sebagai bentuk mengeluarkan pendapat, sesuai undang-undang tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, itu berseberangan di kampus biru IAIM Sinjai,” jelasnya.

Anis mengatakan, Nuralamsyah dan Heri Setiawan diberhentikan secara tidak terhormat, sementara Sulfadli, dan Abdullah diskorsing satu semester bebrapa hari lalu, oleh pihak lembaga kampus dengan dasar yang tidak jelas.

BACA JUGA :   Pemkab Sinjai Target BUMP Hadir di Kelurahan dan Kecamatan

“Kasus DO ini cacat administratif karena tidak memenuhi prosedur serta tidak memiliki dasar regulasi yang jelas kode etik apa yang dilanggar,” kuncinya.

Aksi tersebut dimulai pukul, 06:00 – 10:00 Wita yang berlangsung di jalan Persatuan Raya, depan Lapangan Nasional (Lapnas) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. (Sambar/BSS)