Ini Motif dan Kronologi Pembunuhan Terhadap Randi yang Terjadi di Jeneponto

- Redaksi

Rabu, 23 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto Sulsel – Personil Polres Jeneponto mengamankan Muh. Risal (28) warga Jalan KH.Dewantoro Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng.

Paur Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan bahwa pria tersebut diamankan di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, pada hari Rabu (23/09/2020).

Dia diduga telah membunuh RANDI SECADA pada hari Selasa 22 September 2020 sekitar pulul 20.00 wita di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Jeneponto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah diamankan lalu diintrogasi Muh. Risal mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap RANDI SECADA yang menyebabkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Dia mengaku menganiaya Randi Secada dengan cara menikam bagian tubuh Randi sebanyak 12 kali masing masing pada bagian leher, perut dan bagian punggung,” ungkap Syahrul.

Kronologis kejadian, sambung Syahrul, pada hari Selasa (22/09/2020) sekitar pukul 16.00 wita istri pelaku menghubungi pelaku dan mengatakan bahwa yang bersangkutan akan menjemput anak pelaku di Desa Rumbia bersama dengan Randi.

Mendengar hal tersebut, pelaku naik pitam karena yang akan menemani istrinya menjemput anaknya adalah Randi yang ia duga selingkuhan istrinya.

Pelaku lalu menunggu kedatangan Randi, di depan SMK Rumbia. Setelah pelaku melihat Randi yang berboncengan dengan istri pelaku, Pelaku kemudian mencegat Randi dan langsung melakukan penganiayaan dengan cara menikam menggunakan badik secara berulang kali.

“Pelaku menjelaskan bahwa bagian tubuh yang ditikam adalah bagian leher, perut dan punggung. pelaku juga mengaku melakukan penganiayaan seorang diri saja,” imbuh Syahrul.

“Setelah melakukan penganiayaan pelaku meninggalkan tempat kejadian. Pelaku mengaku tidak melakukan penganiayaan terhadap istrinya karena kondisi istrinya yang sedang hamil, dan istrinya pada saat itu melarikan diri,” ucap Syahrul mengurai kronologi kejadian.

“Adapun motif sehingga pelaku melakukan pembunuhan, dipicu perselingkuhan Randi Dengan istri pelaku yang bernama FITRI AMALIAH. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Jeneponto untuk proses lebih lanjut,” tandas Syahrul. (hs/bss)

 

Berita Terkait

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa
4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng
Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case
Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif
Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif
Kasus Pencurian Kantong Plastik di Pasar Sentral Pekkae Barru, Diselesaikan KEJATI SULSEL Lewat Keadilan Restoratif
Kejaksaan Negeri Bantaeng, Satria Abdi SH MH: “Penetapan Status Tersangka Korupsi di Dinas Pertanian dan Peternakan”
Fraksi PKB DPRD Bantaeng Soroti Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Serta BPKD, Muhammad Asri Bakri: Jangan Berikan Janji Palsu!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:19

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:34

4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng

Jumat, 21 Februari 2025 - 12:51

Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case

Selasa, 18 Februari 2025 - 22:12

Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Februari 2025 - 21:53

Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif

Berita Terbaru