Didampingi Relawan Asal Makassar, Korban Gempa Palu Melahirkan di Pengungsian

oleh -

DONGGALA – Lagi seorang bayi lahir di posko pengungsian korban gempa di Donggala, Sulteng, Rabu pagi 3 Oktober 2018. Ibu Ninis melahirkan bayi perempuan dengan bantuan relawan Makassar.

Bahkan proses persalinan dilakukan dengan peralatan seadanya. Ibu Ninis terpaksa menjalani persalinan berat yang dibayangi kekawatiran guncangan gempa susulan.

Untungnya relawan relawan dari Makassar juga menghadirkan tim medis telah tiba di lokasi pengungsian. Di dampingi suaminya, Ibu Ninis melahirkan dibantu relawan medis dari Makassar TGH (Tim Gerak Hati) tepat pukul 04.15 WITA di Loli Donggala.

BACA JUGA :   Hingga Senin Malam Segini Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir di Jayapura¬†

“Alhamdulillah lahir dengan normal seorang bayi perempuan cantik di posko SatBrimob polda Sulselbar,” tutur Dokter Nuri yang didampingi Marla perawat medis di lokasi bencana.

Komandan satuan posko Brimob/Dankigas SatBrimob Polda sulselbar Iptu Sudarman membenarkan persalinan tersebut di mobil ambulance di poskosnya.

“Selamat Ibu dan bayinya karena kondisi darurat jadi bersalin di dalam ambulance,” katanya.

BACA JUGA :   Uni Eropa Umumkan Bantuan 2,5 Miliar Untuk Korban Gempa di Palu

Pasca gempa tsunami yang menguncang Donggala-Palu Sulteng Jumat petang 28 september 2018 dengan kekuatan 7,4 Skala richter,Ibu pengungsi yang sedang hamil tua menjalani masa persalinannya di tenda darurat dengan proses seadanya.