Beri Kuliah Umum di STIA Al Gazali Barru, Bupati Barru Khatamkan Teori Otonomi Daerah

oleh -

Barru, Sulsel – Sebagai kampus paling populer di Daerah, STIA Al Gazali Barru mendapatkan kehormatan dengan menghadirkan Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si pada kuliah perdana di tahun ajaran barunya. Hampir semua unsur Civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Al Gazali (STIA Al Gazali) menyimak paparan materi Bupati Barru yang telah dikenal sebagai salah satu Top Leader Indonesia, Kamis (10/9/2020).

Dalam materi kuliahnya di Kampus yang dipimpin oleh Dr. H. Kamaruddin Hasan, S.Pd. M.Pd ini, Suardi mengangkat tema pembangunan daerah dalam kerangka otonomi daerah. Ulasan Bupati Barru yang sistematis dan terstruktur mengungkap makna tentang bernegara serta pendalaman mengenai otonomi daerah. Dengan lugas, Suardi Saleh menjelaskan beberapa pandangan teori ilmuwan dan filsuf semacam Plato, Aristoteles, Max Weber, dan Miriam Budiardjo.

“Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan apa yang engkau berikan kepada negaramu,” sebut Bupati Barru mengutip kalimat bijak dari Negarawan Jhon F Kennedy.

BACA JUGA :   Sat Lantas Polres Gowa Tertibkan Pajak Kendaraan

Hal yang menjadi kehormatan bagi mahasiswa lintas angkatan dan jurusan yang hadir melalui zoom meeting tentu saja tidak disia-siakan untuk menimba ilmu langsung dari orang nomor satu Barru. Mereka terlihat antusias serta nampak kagum melihat dan mendengarkan langsung paparan Kepala Daerah yang dikenal humanis ini.

“Sebagai daerah otonom, maka Kabupaten Barru  diberi kewenangan untuk mengatur berbagai urusan pemerintahan yang diberikan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendaliannya,” jelas Birokrat ulung Pemerintahan yang sempat menjadi Pejabat Eselon di beberapa Kabupaten di Sulsel ini.

Mengenai teori berotonomi daerah, Suardi Saleh seakan guru besar yang menghipnotis pendengar dengan pemaparannya yang tenang, sederhana namun penuh hikmah. Beliau juga menyempatkan untuk menjelaskan refleksi terhadap perjalanan pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Barru, Daerah yang dipimpinnya.

BACA JUGA :   Sambut Hari Bhakti Adhyaksa ke 60, Kejari Selayar Gelar Rapid Test Massal

“Insya Allah, Sudah barang tentu Barru untuk menjadi kabupaten terbaik dibutuhkan  peranan birokrasi atau sumberdaya aparatur yang  berkualitas. Alhamdulillah, Kabupaten Barru saat ini menjadi best practices yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik yang terintegrasi melalui inovasi layanan Mall Pelayanan Publik (MPP)”, paparnya.

Beberapa peran yang diuraikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat terangkum dalam poin penting ini.

Pada sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Barru meningkatkan jangkauan kepesertaan layanan kesehatan seperti meningkatkan Universal Health Coverage (UHC) dan telah mencapai keterjangkauan kurang lebih 98 persen serta mendapatkan penghargaan dari pemerintah termasuk dan pelayanan kesehatan secara mobile ditengah masyarakat.

Di sektor pendidikan, berbagai program dan kegiatan seperti layanan pendidikan gratis, pemberian bantuan beasiswa bagi peserta didik yang berprestasi dan peningkatan profesionalisme guru.

BACA JUGA :   Anggota DPRD Sinjai Saksikan Penyerahan Bantuan Sembako

“Saya berharap pihak kampus dan mahasiswa dapat mengambil peran aktif dan strategis dalam pelaksanaan otonomi daerah guna mendorong percepatan pembangunan di daerah kita ini,” serunya ditengah kuliah yang berlangsung sekira dua jam pelajaran ini. Bupati Barru tidak lupa memotivasi para mahasiswa untuk terus bersemangat berbuat kebaikan untuk memajukan bangsa.

Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIA Al Gazali, Wedi Mizwar,  menyampaikan kebahagiaannya atas kesediaan Bupati Barru memberikan Kuliah Umum ditengah masyarakat kampus.

“Alhamdulillah, semoga hal istimewa ini, dengan Pak Bupati hadir bersama kami terus berlanjut, kami sangat senang dan bersemangat mendengarkan kuliah umum Bapak” ujar Mahasiswa semester V jurusan Administrasi Publik yang baru pekan lalu dilantik jadi pengurus inti BEM STIA Al Gazali Barru. (Hum/Rill)