4 Pencuri Lintas Kabupaten Diringkus Polda Sulsel 1 Tewas, ini Kronologinya

oleh -

Beritasulsel.com – Empat orang terduga pelaku pencurian battery tower milik telkomsel diringkusTim Khusus (Timsus) Polda Sulsel diback up tim Jatanras Polres Maros, Selasa (8/1).

Keempat pelaku, kata panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius melalui rilisnya, masing masing berinisial Z alias Kifli (21), R alias Nua (25) RS alias Pudding (21) dan RU alias Rudi (40).

Para pelaku diamankan berkat tiga laporan polisi masing masing bernomor LP/02/I/2019/sek.polut/res takalar, tanggal 03 januari 2019. LP/137/XII/2018/sek.Rilau Ale/ Res. Bulukumba , tanggal 30 desember 2018 dan LP/ 01/I/2019/sek. Tanralili /res. Maros tanggal 04 januari 2019.

Kronologi penangkapan berawal pada hari Selasa Tanggal 08 Januari 2019, polisi menangkap Kifli yang sedang berada di rumahnya di Jalan Baji Minasa. Setelah diamankan, Kifli menunjuk lokasi tersangka Nua. Kedua tersangka kemudian dibawa untuk penunjukan keberadaan kawannya yakni Rudi.

BACA JUGA :   Melawan Petugas, Pencuri Mobil Asal Parepare Ditembak

“Setelah mendapat informasi keberadaan Rudi, polisi kemudian bergegas meringkus Rudi di kabupaten Maros, namun saat hendak ditangkap, Rudi bergegas naik ke mobil dan langsung melarikan diri menggunakan mobil avanza warna silver menuju arah makassar” ungkap Artenius.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan dilakukan tembakan ke udara untuk menghentikan laju kendaraan tersangka namun Rudi tetap saja mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga dilakukan tembakan pada kaca mobil dan ban mobil tersebut.

BACA JUGA :   Gadis 15 Tahun Asal Gowa Disuruh Jemput Sabu 1 Kg Oleh Ibunya, Diringkus!

Saat di Jalan Ir. Sutami tepatnya di pinggir jalan toll, kendaraan tersebut berhenti karena mengalami pecah ban dan masuk ke dalam selokan, kemudian tim pun segera mengevakuasi tersangka dan kawannya yang bernama Pudding.

“Dimana kedua tersangka mengalami luka tembak ketika terjadi pengejaran tersebut” ujar Artenius mengurai kronologi kejadian.

Selanjutnya kedua tersangka di bawa ke Rs. Bhayangkara Mappaouddang untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawa Rudi tidak dapat tertolong, Rudi, meninggal dunia ketika dibawa ke rumah sakit.

“Sementara Pudding saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka tembak pada bagian punggung sebanyak 1 kali Luka tembak pada paha kiri sebnyak 1 kali” pungkasnya.

BACA JUGA :   Ingin Beli Miras Tak Punya Fulus, 2 Pria di Pinrang Bobol Rumah Warga

Rudi, lanjut Artenius, sudah 4 kali di proses dalam perkara yang sama yaitu pencurian battery tower, diantaranya pada tahun 2013 di tangkap oleh Polsek Tamalate dan menjalani hukuman  selama 2 tahun, pada tahun 2015 menjalani hukuman selama 1 tahun,

Pada tahun 2016 menjalani hukuman 2 tahun, pada tahun 2017 menjalani hukumain 1 tahun 6 bulan, pada tahun 2018 menjalani hukuman 1 tahun 6 bulan dan baru keluar pada bulan desember 2018.

“Dan yang terakhir tertangkap tangan sedang melakukan pencurian battry tower di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros” tutup Artenius. (HS/BSS)