Parepare, Sulsel – Wali Kota Parepare Taufan Pawe menerima kunjungan kerja Kepala Wilayah VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar, Hilman Pujana, yang digelar di ruang rapat Kantor Wali Kota Parepare, Kamis 22 April 2021.

Turut mendampingi Walikota antara lain Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim, Sekda Kota Parepare Iwan Asaad, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kabag serta turut juga hadir Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Parepare, Amarun Agung Hamka.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, kehadiran Kanwil VI KPPU Makassar tentunya menjadi kebahagiaan dan kenyamanan Kepala OPD Kota Parepare karena menjadi wadah yang baru untuk melakukan diskusi dan pemahaman terkait persaingan usaha, termasuk didalamnya para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam melaksanakan proses penganggaran dan juga pelaksanaan anggaran.

“Terima kasih atas kehadirannya, awalnya saya baca surat audiens melihat kunjungan tersebut sangat bermanfaat untuk Pimpinan OPD, sehingga saya berpikir untuk menghadirkan secara keseluruhan, ini untuk memanfaatkan momen yang ada sehingga ada bekal bagi KPA kami untuk melakukan tindakan penganggaran dan pelaksanaan anggaran kedepannya,” ucap Taufan Pawe.

Taufan, menuturkan, Kota Parepare sendiri memang terus memotivasi dan mendorong para ASN, Kepala OPD dan Kabag serta camat dan lurah untuk tetap bekerja dengan baik, dengan memahami regulasi yang baik karena regulasi ini kadang berubah-ubah.

“Memang ini regulasi setiap saat bisa berubah maka kami minta kepada seluruh jajaran untuk memahami regulasi tersebut, sehingga setiap kebijakan yang diambil tidak melabrak aturan tersebut,” ungkapnya.

Disela-sela penyambutan, Ketua Golkar Sulsel ini, memaparkan tentang Kota Parepare sebagai Kota Cinta Sejati Habibie Ainun, melalui hadirnya beberapa pembangunan di Kota Parepare dengan mengangkat nama BJ Habibie.

“Beberapa yang kita hadirkan yakni Balai Ainun Habibie, Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, RS Regional Hasri Ainun Habibie, ITH BJ Habibie, dan juga Museum BJ Habibie,” terangnya.

Ketua MKGR Sulsel ini menjelaskan, beberapa program yang belum secara rinci dihadirkan yakni ITH BJ Habibie namun dipastikan sudah bisa tahun ini menerima mahasiswa baru.

“Sementara untuk Museum Bj Habibie, sampai saat ini saya telah mendapatkan laporan dari keluarga Bapak BJ Habibie, jika di museum itu nantinya sudah ada 11 bintang jasa BJ Habibie baik skala nasional maupun internasional yang akan dipajang di Museum tersebut,” tandasnya. (*)