Beritasulsel.com – Seorang nenek di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan tewas terbawa arus Sungai Pakka, Selasa (04/02/2020).

Kasubbag Humas Polres Barru, AKP Zainuddin kepada Berita Sulsel membenarkan hal itu. Ia mengatakan, korban bernama Mariam (63), warga Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Saat itu, kata dia, korban berangkat ke kebunnya bersama cucu menantunya bernama Abdullah (34). Saat hendak menyeberang sungai Pakka, datang Usman (40), warga setempat.

Mereka lalu menyeberang, Usman yang pertama lalu Abdullah disusul Mariam. Tangan Maryam digenggam oleh Abdullah, namun di tengah sungai, tangan Mariam lepas dari genggaman Abdullah.

“Korban lalu hanyut terbawa derasnya arus sungai,” ungkap Zainuddin menirukan pengakuan kedua saksi, Abdullah dan Usman.

Usman dan Abdullah lari mengejar korban namun tidak berhasil. Korban terbawa arus deras dan baru ditemukan setelah beberapa warga setempat turun membantu melakukan pencarian.

“Korban ditemukan sekitar 1,5 kilo meter dari tempatnya hanyut. Korban ditemukan tersangkut diranting pohon dalam keadaan meninggal dunia,” imbuh Zainuddin.

Hasil pemeriksaan ditemukan beberapa luka di tubuh korban. Luka tersebut akibat terbentur di batu saat korban hanyut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Keluarga korban juga telah menerima dengan ikhlas kematian korban dan menganggap hal itu sebagai cobaan. Keluarga juga menolak dilakukan otopsi. (hs/bss)