Penipu Online Merajalela Warga Sinjai Jadi Korban, Begini Kronologinya

oleh -

Beritasulsel.com — Pupus sudah impian Nasaruddin untuk memiliki sepeda motor Yamaha RX King idamannya. Pria berusia 29 tahun itu ditipu mentah mentah oleh oknum penjual sepeda motor online.

Kronologi kejadian bermula disaat pria berasal dari Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai itu berselancar di media sosial facebook lalu bertemu dengan akun penjual sepeda motor.

Dengan tidak menaruh curiga, dikolom komentar Nasaruddin menanyakan harga sepeda motor idamannya yang dipajang pemilik akun facebook bernama “Putra Gepul”

Bak gayung bersambut, putra gepul membalas komentar tersebut dengan harga murah sembari mengarahkan Nasaruddin melanjutkan proses jual beli di aplikasi WhatsApp. Nasaruddin pun terbuai dan mengikuti arahan putra gepul.

BACA JUGA :   Triwulan Pertama, Baznas Sinjai Salurkan Zakat Senilai Rp 200 Juta

“Pada saat chat di WA (WhatsApp_red), saya dan putra gepul sepakat dengan harga Rp. 5.950.000 dengan proses pembayaran saya bayar DP (Deposit) Rp.1.950.000 selebihnya setelah barang saya terima,” kata Nasaruddin mengurai kronologi kejadian, Rabu (20/03/2019).

Atas kesepakatan itu, uang DP kemudian ditransfer ke rekening Bank BCA atas Nama Ridwan Margan dengan nomor rekening 0147990184717. Namun setelah uang tersebut sampai ditangan putra gepul, barang bukannya dikirim tapi putra gepul malah minta dilunasi.

BACA JUGA :   Danrem 141/Tp Tutup Pelatihan Posko I di Makodim Sinjai

“Saya lalu kirim lagi di nomor rekening yang sama sebanyak 4 juta rupiah, jadi total yang sudah saya kirim sebanyak Rp5.950.000,” ujar Nasaruddin dengan mata berkaca kaca.

Setelah terkirim, Putra Gepul bukannya mengirim motor tersebut, dia malah minta lagi uang kepada Nasaruddin dengan berbagai alasan.

Untuk menyakinkan Nasaruddin, Putra Gepul mengirimi Nasaruddin sebuah rekaman video yang memperlihatkan bahwa sepeda motor yang dipesan telah dibungkus dan dinaikkan ke sebuah mobil truk siap dikirim.

“Dia (Putra Gepul) kirim video terlihat di video itu motor yang saya pesan siap dikirim, katanya dikirim dari Palu. Awalnya minta 6 juta, tapi saya tidak hiraukan karena saya sudah sadar bahwa saya ditipu, setelah 6 juta dia minta lagi 3 juta dan terakhir 1 juta” tuturnya.

BACA JUGA :   Ketua DPRD Sinjai Ikuti Secara Vidcon Kunker Panglima TNI dan Kapolri

Endingnya, Nasaruddin melaporkan hal itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sinjai dengan nomor laporan TBL/64/III/2019/SPKT/RES.SINJAI. Selain berharap uangnya bisa kembali, ia juga berharap agar peristiwa yang menimpanya bisa dijadikan pelajaran bagi dirinya dan pengguna media sosial lainnya agar tidak mudah percaya dengan penjual di media sosial sebelum melakukan chek dan ricek terlebih dahulu. (Sambar/BSS)