Napi yang Kabur dari Lapas Mappedeceng Lutra Berhasil Diamankan

- Redaksi

Selasa, 18 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Napi yang Kabur dari Lapas Mappedeceng Lutra Berhasil Diamankan

Napi yang Kabur dari Lapas Mappedeceng Lutra Berhasil Diamankan

Beritasulsel.com – Personel Polsek Sukamaju jajaran Polres Luwu Utara (Lutra) berhasil meringkus Napi kasus pemerkosaan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mappedeceng.

Informasi yang diterima dari Humas Polres Lutra, Napi tersebut bernama Aswar alias Tukul, dia ditangkap saat melintas di Lorong 5 Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Lutra, pada hari Selasa (18/5/21) sekira pukul 08.15 WITA.

Aswar adalah warga Desa Saptamarga Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), dia diamankan dan dijebloskan ke Lapas Mappedeceng karena kasus pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tanggal 13 Februari 2021, dia melarikan diri dari Lapas Mappedeceng. Alasannya saat diintrogasi, dia kabur dari Lapas karena desakan Istri terlilit hutang dan takut di pindahkan ke Lapas di Makassar.

Selain itu, Aswar juga mengatakan bahwa dirinya berhasil melarikan diri dari LP Mappedeceng karena ia diperlakukan sangat baik dan kurang pengawasan terhadap dirinya.

Dalam pelariannya, Aswar berpindah-pindah tempat di kebun kebun milik masyarakat agar tidak dapat ditangkap oleh petugas. Keluar dari persembunyian bilamana mau membeli kebutuhan makan dan rokok dengan melintas di jalan yang menurutnya tidak ada yang mengenali dirinya.

Saat ditangkap, Aswar masuk ke Lorong 5 Desa Sukamaju tujuannya ke Kantor KUA Sukamaju untuk bertemu pegawai KUA dengan maksud membatalkan permohonan istrinya yang bermohon cerai

“Aswar bertujuan melarikan diri ke Malaysia bersama istrinya,” tutupnya. (hs/bss)

Berita Terkait

Oknum Debt Collector di Bulukumba Dipolisikan Dituding Rampas Mobil, Begini Kronologinya
Kebakaran Pondok Pesantren Mambaul Ulum Addariah DDI Patobong Pinrang, Satu Santri Tewas
Petani di Sulsel Duel dengan Ular Piton Berakhir Ditelan Bulat bulat
Breaking News: “Satu Santri Ponpes Hasyim Asy’Ari Bantaeng, Ditemukan Tewas”
Bila Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Tidak Dicopot, Kebebasan Pers Terancam
Sulsel Usulkan 6 Item Warisan Budaya Tak Benda dalam Sidang Penetapan WBTB
Ahmad Dililit Ular Piton Sepanjang 7 Meter
Avanza Hitam Terguling Setelah ‘Berciuman’ dengan Calya Merah di Tikungan Ujung Katinting Bantaeng

Berita Terkait

Kamis, 30 Januari 2025 - 14:20

Oknum Debt Collector di Bulukumba Dipolisikan Dituding Rampas Mobil, Begini Kronologinya

Rabu, 8 Januari 2025 - 17:34

Kebakaran Pondok Pesantren Mambaul Ulum Addariah DDI Patobong Pinrang, Satu Santri Tewas

Sabtu, 30 November 2024 - 11:54

Petani di Sulsel Duel dengan Ular Piton Berakhir Ditelan Bulat bulat

Minggu, 24 November 2024 - 13:46

Breaking News: “Satu Santri Ponpes Hasyim Asy’Ari Bantaeng, Ditemukan Tewas”

Sabtu, 7 September 2024 - 16:51

Bila Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Tidak Dicopot, Kebebasan Pers Terancam

Berita Terbaru

Pemkot Parepare

Anggota DPRD Parepare Masuki Masa Reses

Jumat, 21 Feb 2025 - 19:49