Potensi pendapatan porang yang sampai ratusan juta perhektar permusim membuat para pengusaha hang selama ini tidak melirik dunia pertanian, mulai berebut peluang bertani porang.
Porang sudah jadi primadona dan insya Allah akan terus jadi primadona mengingat bahwa itu adalah kebutuhan pokok dan kebutuhan industri.
Semoga hadirnya porang bisa membawa kemaslahatan bagi petani pedesaan dan petani pinggir hutan untuk menikmati hadirnya fenomena porang ini mengingat mereka lah yang ada lahan, ada waktu dan ada tenaga.
Moga bukan hanya para pemodal dan pengusaha yang kaya raya dari porang tapi yang utama adalah Petani porangnya.
Tampilkan semua
Halaman


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.