Beritasulsel.com – Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, Andi Mahyanto Mazda menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (29/6/2026).

Musda yang mengusung tema “Kolaborasi Pemuda untuk Sinjai Maju” tersebut menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan organisasi, sekaligus memilih kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Sinjai masa bakti 2026–2029.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andi Himawan Saleh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Dr. Mansyur, Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan Fadel Taufan Ansar beserta jajaran, organisasi kepemudaan (OKP), serta peserta Musda.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi jajaran DPD KNPI dan panitia atas terselenggaranya Rapimpurda dan Musda XVI. Ia menegaskan bahwa Musda merupakan momentum strategis dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Musda ke-XVI ini memiliki arti yang sangat strategis bagi masa depan kepemudaan dan pembangunan di Kabupaten Sinjai. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi organisasi,” ujarnya.

Andi Mahyanto juga mengajak seluruh peserta menjaga persatuan serta menjadikan Musda sebagai forum yang demokratis, terbuka, dan bebas dari intervensi. Menurutnya, siapa pun yang terpilih harus mampu merangkul seluruh elemen pemuda dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan, Fadel Taufan Ansar, mengajak seluruh peserta menjadikan Musda XVI sebagai ajang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran KNPI sebagai wadah pemersatu organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah dan melahirkan generasi muda yang berdaya saing.

Fadel mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Sinjai memiliki makna tersendiri karena menjadi Musda kabupaten/kota pertama di Sulawesi Selatan yang diselenggarakan pada masa kepengurusannya sebagai Ketua DPD KNPI Sulsel.

Ia berharap forum tersebut menjadi ruang adu gagasan dan melahirkan ide-ide konstruktif bagi kemajuan organisasi, bukan menjadi arena pertarungan kepentingan.

“Musda ini adalah momentum untuk beradu gagasan, bukan beradu kepentingan. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menyatukan seluruh potensi pemuda dan menjadikan KNPI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” tegasnya. (A.Irwan)