Ada Tempat Pelacuran di Bulukumba Dekat dari Polres, Kapolres Tidak Tahu

oleh -
Ada Tempat Pelacuran di Bulukumba Dekat dari Polres, Kapolres Tidak Tahu
Ilustrasi

Beritasulsel.com – Seorang warga menyorot sebuah tempat pelacuran di Kabupaten Bulukumba. Tempat tersebut menurut sumber, berada di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba.

“Tempatnya kalau diperhatikan, yah salon tempat cukur. Tapi itu hanya kedok, yang sebenarnya tempat mesum karena pelayannya adalah wanita bisa dibayar 200 sampai 500 ribu sekali main (berbuat mesum/makziat), tapi kalau bapak (wartawan media ini) tidak percaya, coba datang sendiri dan buktikan,” ucap sumber kepada beritasulsel.com, Kamis (19/11/20).

Jumat pagi (20/11), beritasulsel.com mencoba mengunjungi tempat yang sumber maksud yang berada sekitar 2 kilo meter dari Kantor Polisi Polres Bulukumba, tepatnya di Jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba.

Salah satu bagian depan di tempat tersebut terpasang banner dengan tulisan SALON ZAKIA. Dalam ruangan tersebut terdapat cermin kursi dan foto foto kepala model rambut untuk cukur seperti salon pada umumnya.

Dua orang wanita yang berhasil ditemui di dalam ruangan itu, satu mengaku berinisial IN dan satunya enggan menyebut namanya.

Saat ditanya terkait bisa tidaknya berbuat mesum di tempat itu, IN mengaku bisa dengan bayaran antara 250 hingga 500 ribu rupiah sekali main.

Dia juga menyebut bahwa tempat tersebut sangat aman bila ingin berbuat mesum karena sama sekali tidak pernah digrebek oleh Polisi meski tempatnya dekat dengan kantor Polisi.

“Paling aman main (berbuat mesum/maksiat) disini pak, karena tidak bisa digrebek disini. Bapak cukup bayar 250 atau 500 ribu. Itu untuk pijat sekaligus main satu kali,” ucap IN

Kapolres Bulukumba, AKBP Gany Alamsyah yang dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp diduga tidak mengetahui hal itu lantaran saat dikonfirmasi dia mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut dan akan segera menindak lanjuti.

“Terima kasih infonya pak, segera ditindak lanjuti,” ucap Gany Sabtu (21/11/20) sesaat lalu.

Ditanya soal mengapa baru mau ditindak lanjuti padahal tempat tersebut menurut sumber telah lama buka. Mantan Kapolres Takalar tersebut tidak menjawab hingga berita ini ditayangkan.

Penulis: Heri Siswanto.