Bulukumba – Peristiwa kaburnya tersangka pencuri sapi dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, memicu reaksi keras dari para aktivis di Kabupaten Bulukumba.
Senin kemarin 20 April 2026, sejumlah aktivis bersama korban pencurian sapi menggelar aksi demo di depan Polres Bulukumba. Mereka menuntut tersangka ditemukan dan ditangkap kembali.
Pelaksana tugas Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB), Yurdinawan, juga angkat bicara. Ia berharap agar Kapolres Bulukumba dan Kepala Unit (Kanit) PPA dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak becus menjalankan tugas.
“Tersangka melarikan diri dari Markas Kepolisian, ini adalah bentuk kelalaian tugas. Kapolres dan Kanit PPA harus bertanggung jawab, mereka harus dicopot dari jabatannya karena sudah lalai dalam menjalankan tugas,” ucap Yurdinawan kepada Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com, Selasa (21/4/2026).
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid yang dikonfirmasi mengatakan bahwa tersangka RP alias A tidak berstatus sebagai tahanan atau tidak dilakukan penahanan, karena yang bersangkutan masih berstatus anak.
“Perlakuan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum tentu berbeda dengan pelaku dewasa,” ucap Zabrin.

