Beritasulsel.com – Seorang wanita di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Suryani (25) punya dua suami atau melakukan poliandri.
Suryani sudah tiga kali bersuami, suami pertama telah resmi cerai
sedangkan suami kedua berinisial ZUL berusia 35 tahun dan suami ketiga berinisial SAN berusia 35 tahun.
Pada hari Senin (21/8/23) sekira pukul 04.10 WITA, keluarga Poliandri ini ditimpa bencana yakni ZUL ditebas hingga tewas oleh SAN.
Peristiwa ini terjadi di kediaman ZUL yang jaraknya tidak jauh dari kediaman SAN
tepatnya di Dusun 5 Bekku, Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulaeesi Selatan (Sulsel).
ZUL ditebas parang hingga tewas saat tertidur pulas di rumahnya
Usai melakukan aksinya, SAN melarikan diri dan kini dalam pengejaran Polres Bone Polda Sulsel.
Kapolres Bone AKBP Arief Doddy Suryawan yang dikonfirmasi beritasulsel.com membenarkan hal itu.
“Semua (ZUL dan SAN) status suami siri dari Suryani. Suami pertama sdh resmi cerai. Rumah yang ditinggali pelaku dan korban berdekatan. Pelaku mendatangi korban (saat korban) sementara tidur,” ungkap Arief.
Arief mengatakan bahwa motif pelaku menghabisi nyawa korban, karena pelaku tersinggung dengan ucapan korban.
Kronologinya kata Arief, pada hari Minggu (20/8/2023), ZUL menelpon anaknya bernama Syahrul mengajaknya ke Kabupaten Bulukumba.
Namun saat menelpon, SAN mendengar pembicaraan mereka dan SAN emosi karena ada kata-kata yang dilontarkan korban menyinggung perasaannya.
“Setelah itu SAN mengatakan kepada Suryani bahwa dia akan membunuh ZUL,” terang Arief.
Lalu pada hari Senin (21/8/2023) sekira pukul 04.00 wita, SAN minta izin kepada Suryani pergi buang air besar.
“Saat itulah diduga SAN mendatangi rumah ZUL dan diduga melakukan pembunuhan menggunakan parang,” beber Arief.
“Korban menderita luka terbuka pada pipi kanan, tangan kiri. Tangan kanan nyaris putus, luka tusuk pada dada kanan dan Ibu kaki kanan putus,” pungkasnya. (***/Heri).
