UPTD Puskesmas Lapadde Gelar Sosialisasi Menyusui, Beberkan Pentingnya ASI Bagi Bayi

oleh -

Beritasulsel.com – UPTD Puskesmas Lapadde Kota Parepare menggelar kegiatan Sosialisasi Menyusui Sedunia yang berlangsung di pelataran UGD Puskesmas Lapadde. Kamis, 6/8/2020.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa ibu ibu hamil dan sebagai pemateri adalah Koordinator Bidan Puskesmas Lapadde, Inayati Sakkal.

Dalam pemaparannya, Inayati Sakkal mengatakan pentingnya memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi dari mulai lahir hingga berumur 2 tahun. Ia pun memberikan contoh bagaimana menyusui dengan benar agar bayi mendapat asupan ASI yang baik pula.

“Tujuan sosialisasi ini agar para ibu ibu bisa mengetahui pentingnya memberikan ASI kepada bayinya. Banyak kelebihan ASI dibandingkan dengan susu formula. Diantaranya adalah tentunya ASI lebih murah dari susu formula. Selain itu, pada susu formula biasanya mengandung sukrosa yang dapat membuat bayi lebih mudah berlubang giginya. Selanjutnya, protein pada susu formula sangat sedikit yang bisa diserap oleh bayi dibandingkan dengan protein pada ASI”, ucap Inayati.

BACA JUGA :   Tim Gugus Penanganan Covid-19 Parepare Kendalikan Pengunjung Planet Surf

“Begitupun dengan Zat besi. Pada ASI, dalam 100cc itu 50% bisa diserap oleh bayi. Sedang pada susu formula hanya bisa diserap sebanyak 20% saja. Jadi begitu pentingnya ASI ini bagi bayi”, jelasnya.

Pemberian ASI secara ekslusive, kata Inayati juga dapat mencegah bayi dari penyakit kuning pada awalnya. Zat Colostrum pada ASI mampu mencegah hal itu.

BACA JUGA :   Kapolda Sulsel Berganti, Taufan Pawe Kenang Sinergitas Irjen Pol Mas Guntur Laupe

“ASI juga bertahap. Pada hari pertama itu disebut ASI awal, artinya jumlah ASI disesuaikan dengan besarnya lambung anak. Jadi jangan heran kalau menyusui awal itu ASI masih sedikit. Pada hari kedua sampai hari ke 14 itu dinamakan ASI peralihan. Setelah dua minggu, maka ASI dinamakan ASI matang”, kata Inayati.

“Kita juga harus menyusui bayi sampai kosong air susu. Karena pada akhir akhir air susu itu terdapat lemak yang dapat membuat bayi kenyang. Jadi jangan sedikit sedikit kita kasi lepas lagi bayita untuk menyusui”, bebernya.

BACA JUGA :   Pria di Parepare Diringkus Usai Sebar Foto Mesumnya dengan Pacarnya

Pada kesempatan itu, Inayati juga memberikan contoh cara menyusui bayi yang benar agar asupan ASI pada bayi dapat maksimal. (RIS/BSS)