Bulukumba – Tersangka kasus pencuri sapi berinisial RP yang sebelumnya dilaporkan kabur dari Polres Bulukumba hingga kini belum berhasil ditangkap kembali.
Belum tertangkapnya RP setelah sebulan buron memicu kecurigaan di tengah masyarakat, khususnya para peternak di Kabupaten Bulukumba. Mereka menduga ada “permainan” antara oknum tertentu dengan tersangka sehingga proses penangkapan dinilai berjalan lambat.
“Kami duga ada permainan antara oknum dengan tersangka. Biasanya sehebat apa pun pasti ditangkap dalam waktu dekat, sementara yang ini sudah satu bulan lebih tapi tidak ditangkap,” ungkap salah seorang peternak di Bulukumba yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keselamatan ternaknya, Selasa (12/5/2026).
Menurut warga, kasus pencurian ternak di kabupaten yang berjuluk Bumi Panrita Lopi tersebut, merupakan persoalan serius yang meresahkan peternak.
BACA JUGA: Tersangka Pencuri Sapi Kabur dari PPA Polres Bulukumba, Aktivis: Copot Kapolres dan Kanit PPA
Karena itu, mereka berharap aparat kepolisian bersikap transparan dan serius dalam menangani pelarian tersangka.
Warga juga mempertanyakan bagaimana seorang tersangka yang sebelumnya telah diamankan justru bisa melarikan diri dan belum juga ditemukan hingga saat ini.
Sementara itu, Humas Polres Bulukumba, Aipda Zabrin, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa tersangka RP hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
“Masih dalam pencarian,” singkat Zabrin, Rabu (13/5/2026).
Diketahui sebelumnya, RP yang merupakan warga Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba diduga kabur dari ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba pada Sabtu, 10 April 2026.
BACA JUGA: Tersangka Pencuri Sapi Kabur dari Polres Bulukumba, Keluarga Korban Lapor ke Propam Mabes Polri
Tersangka sebelumnya diamankan tim gabungan Resmob Polres Bulukumba pada 26 Februari 2026 terkait kasus dugaan pencurian sapi milik warga Desa Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa.
Keluarga pemilik sapi sudah berkali kali menggelar aksi demo di depan Polres agar polisi segera bertindak menangkap kembali tersangka. Namun sampai berita ini naik tayang, Rabu (13/5), tersangka belum juga ditangkap. (***)

