Sudah Tua Bukannya Tobat, Kakek ini Cabuli Cucunya Berusia 6 Tahun

oleh -

Kolut – Seorang kakek tua bernama Abdul Azis alias Aco terpaksa meringkuk diruang sel tahanan Polsek Rante Angin, Kolaka Utara setelah aksinya mencabuli bocah perempuan berusia 6 tahun, terungkap.

Informasi yang dihimpun media ini, awalnya korban yang bernama melly (nama samaran) setiap kali buang air kecil merintih kesakitan sehingga ibu korban yang melihat anaknya kesakitan langsung memeriksa korban, korban Melly lalu mengaku telah ditindih oleh pelaku yakni Abdul Azis alias Aco.

BACA JUGA :   Bocah 12 Tahun di Jeneponto di Cabuli, Modusnya Pura Pura Pinjam Helm

Mendengar pengakuan korban, ibu korban nyaris pingsan. Betapa tidak, pelaku Abdul Azis alias Aco adalah ayah tirinya. Saking geramnya, ibu korban langsung melaporkan ulah bejat pelaku ke Polsek Rante Angin dan minta pelaku ditangkap dan dihukum seberat beratnya.

Usai mengambil keterangan ibu korban polisi lalu bergerak mencari keberadaan pelaku.

Pelaku Abdul Azis langsung melarikan diri meninggalkan Rante Angin menuju kota Kolaka, namun aksi cepat polisi berhasil meringkus pelaku saat pelaku turun dari mobil di terminal kendaraan kota Kolaka.

BACA JUGA :   Biadab! Orang Tua ini Cabuli Calon Istri Anaknya, Dalihnya Tes Keperawanan

Kapolsek Rante Angin, Ipda Agustian Rante Parabang membenarkan informasi tersebut. Agustian mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku mengakui telah melakukan aksi bejat tersebut kepada korban setiap kali kondisi rumah mereka sepi.

“disaat istri pelaku sedang tidak dirumah, atau disaat sedang kepasar pelaku lalu melancarkan aksinya” kata Agustian mengutip pengakuan pelaku, Jumat (20/9/2018).

Selain itu, pelaku mengaku setiap kali selesai melakukan perbuatan itu, pelaku memberikan uang jajan kepada korban sebanyak dua ribu rupiah, hal itu agar korban tidak memceritakan perbuatan pelaku kepada orang lain.

BACA JUGA :   Sungguh Terlalu! Pria Asal Bone ini Cabuli Bocah Kelas V SD Hingga Hamil

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 81 Ayat 1 Jo Pasal 76d Sub pasal 82 ayat 1 Jo 76e Perlindungan Anak berupa tindak kekerasan seksual ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal 5 miliar.