Si Jago Merah Mengamuk di Barru Sulsel, Rumah Kayu Ulin Hanya Tersisa Tiang

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah milik Zaenal Abidin usai terbakar, di Mallusetasi, Kabupaten Barru, Minggu (02/02/2020).

Rumah milik Zaenal Abidin usai terbakar, di Mallusetasi, Kabupaten Barru, Minggu (02/02/2020).

Beritasulsel.com – Rumah kayu ulin milik Zaenal Abidin yang terbakar di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), hari minggu kemarin (02/02/2020), sekitar pukul 15.48 Wita, hanya menyisakan tiang yang telah gosong.

Menurut informasi yang dihimpun petugas kepolisian setempat, penyebab peristiwa itu diduga akibat korsleting arus pendek listrik yang terjadi diteras rumah korban.

Hal itu, kata Polisi, diperkuat dari keterangan saksi yang mula-mula melihat kejadian itu bernama Udin Syahputra (34), warga setempat yang kala itu sedang bekerja tidak jauh dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu Udin melihat kepulan asap berasal dari teras rumah Zaenal Abidin yang diperkirakan dari hubungan arus pendek pada instalasi kilometer pembatas (listrik PLN). Seketika api membesar lalu menghanguskan rumah beserta isinya,” ucap AKP Zainuddin, Kasubbag Humas Polres Barru yang dihubungi sesaat lalu.

Si jago merah kata dia, baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.57 wita oleh 1 unit armada Damkar milik Kecamatan Mallusetasi, 1 unit Damkar Kecamatan Soppeng Riaja, 1 unit Damkar Balusu, 2 unit Damkar milik Pemkab Barru dan dibantu warga setempat.

“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka pada insiden itu, tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” pungkas Zainuddin.

Sementara itu, warga yang ditemui dilokasi kejadian membenarkan bahwa kerugian korban ditaksir ratusan juta rupiah, sebab kata warga, meski rumah tersebut rumah panggung, tapi terbuat dari kayu ulin.

“Kalau mau membangun rumah seperti itu (kayu ulin) sekarang ini bisa mencapai tiga ratus juta pak karena rumah besar berpetak petak dan terbuat dari kayu ulin. Saat kejadian pemiliknya (Zaenal Abidin) sedang berada di tempat lain,” ujar warga setempat. (IQ/RIL/BSS)

Berita Terkait

3 Bulan Upah Tak Diterima, Tenaga Non ASN BPBD Sinjai Pilih Mogok Kerja
Disaksikan Pejabat Pemkab dan PJU Polres, Kejaksaan Negeri Bantaeng Musnahkan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana
Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong
3 Rumah di Sidrap Dilalap Api Gegara Motor Nmax Terbakar di Kolong Rumah
Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa
4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng
Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif
Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Minggu, 16 Maret 2025 - 18:23

3 Bulan Upah Tak Diterima, Tenaga Non ASN BPBD Sinjai Pilih Mogok Kerja

Senin, 10 Maret 2025 - 17:02

Disaksikan Pejabat Pemkab dan PJU Polres, Kejaksaan Negeri Bantaeng Musnahkan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:52

Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong

Senin, 24 Februari 2025 - 09:58

3 Rumah di Sidrap Dilalap Api Gegara Motor Nmax Terbakar di Kolong Rumah

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:19

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa

Berita Terbaru