Beritasulsel.com — Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Tasming Hamid, akhirnya mengesahkan Sultan (58) alias Bang One sebagai Ketua RW 08 Kelurahan Ujung Bulu. Pengesahan dilakukan setelah muncul polemik pencoretan Bang One yang merupakan penyandang tunanetra, meski telah memenangkan pemilihan secara demokratis.
Tasming Hamid turun langsung menangani persoalan tersebut dalam pertemuan bersama warga RW 08 di Ruang Rapat Wali Kota Parepare, Rabu (21/1/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Parepare Dede Harirustaman, Camat Ujung Andi Muliady, serta Lurah Ujung Bulu Hasrah.
Dalam kesempatan itu, Tasming menegaskan bahwa pencoretan Bang One oleh pihak kelurahan dengan alasan dokumen kesehatan merupakan tindakan yang keliru. Ia menyebutkan bahwa dalam Peraturan Wali Kota, syarat berbadan sehat jasmani dan rohani bagi calon Ketua RT/RW tidak diberlakukan bagi penyandang disabilitas.
“Mohon maaf, tunanetra itu masuk kategori difabel. Itu tidak bisa dimasukkan dalam syarat berbadan sehat jasmani dan rohani. Jadi tidak perlu dipermasalahkan. Bang One tidak cacat administrasi,” ujar Tasming.
Tasming juga menjelaskan, apabila terdapat keberatan terhadap Ketua RW terpilih, seharusnya proses penetapan dilakukan terlebih dahulu sebelum dilakukan pembatalan. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menyalahkan pihak mana pun atas polemik yang terjadi.
“Tidak ada yang bisa disalahkan. Namun memang seharusnya, kalau mau menganulir, ditetapkan dulu. Kalau ada persoalan lain, itu bisa dibicarakan kemudian,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Tasming Hamid secara resmi mengesahkan Bang One sebagai Ketua RW 08 Kelurahan Ujung Bulu. Ia juga menyampaikan rencana pelantikan RT/RW baru yang ditargetkan berlangsung pada Februari 2026 sebelum bulan Ramadan.
“Saya mohon maaf atas persoalan ini. Selamat kepada Bang One. Insyaallah kita upayakan pelantikan sebelum Ramadan,” ucap Tasming.
Mendengar keputusan tersebut, Bang One tampak terharu dan meneteskan air mata. Ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Parepare atas penyelesaian masalah yang dinilainya adil dan bijaksana.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota karena sudah menanggapi orang kecil seperti saya. Dengan keputusan ini, saya sudah bisa tidur tenang,” ujarnya, disambut tawa Tasming Hamid.
Bang One juga mengungkapkan bahwa selama proses tersebut dirinya kerap mendapat intimidasi dari sejumlah pihak karena kondisi tunanetra yang disandangnya. Meski begitu, ia berkomitmen untuk merangkul semua pihak dan melayani warga dengan sepenuh hati.
“Saya sering diintimidasi, tapi tidak apa-apa. Saya akan buktikan bahwa saya bisa melayani warga dengan hati, meski dengan segala keterbatasan,” tegasnya.
Sebelumnya, Bang One memenangkan pemilihan Ketua RW 08. Namun, pihak kelurahan belum menerbitkan penetapan resmi, sehingga memicu kekecewaan warga. Sejumlah warga dan penyandang disabilitas bahkan menggelar aksi dukungan dengan membawa spanduk bertuliskan “Stop Diskriminasi dan Pelecehan Penyandang Disabilitas” serta “Jangan Rusak Demokrasi Demi Kepentingan Orang Besar”. Mereka menduga penundaan penetapan tersebut berkaitan dengan status Bang One sebagai penyandang disabilitas. (*)
