Positif Corona di Sinjai Bertambah 8 Orang, Ini Penjelasan Bupati

oleh -

Beritasulsel.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Pemkab Sinjai kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sinjai.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) membeberkan bahwa berdasarkan data terbaru, pasien positif terinfeksi Covid-19 di Sinjai bertambah.

“Saat ini ada penambahan 8 orang yang positif. Mereka merupakan rombongan 14,” ungkap ASA yang juga ketua Gugus Tugas Covid-19 di Media Center, Jumat (16/5/2020) sore.

Meski mengumumkan penambahan pasien, tetapi pihaknya menyampaikan kabar baik mengenai pasien yang sebelumya dinyatakan positif dan telah menjalani perawatan medis di RSUD.

BACA JUGA :   Baru Bebas dari Lapas, Curanmor di Jeneponto Sulsel Diringkus Lagi

“Lima pasien positif corona telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan, masing-masing empat warga Sinjai dan satu Warga Bone,” ungkap ASA.

Asa mengatakan, dari delapan tambahan kasus, lima orang diantaranya pasien positif berasal dari Sinjai Barat, 1 orang Sinjai Tengah, 1 orang dari Kelurahan Balangnipa, Sinjai Utara dan 1 orang berasal dari Sinjai Timur.

“Sembuh lima orang dari delapan orang positif sebelumnya, jadi sisa tiga. Kemudian ditambah lagi delapan orang, sehingga jumlahnya sekarang 11 orang,” tandasnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) dr. Andi Suryanto Asapa menjelaskan bahwa delapan pasien yang positif ini, sebelumnya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka ini adalah klaster 14, kesemuanya merupakan warga Sinjai tetapi datang dari Gorontalo, kemudian Manado lalu ke Makassar dan masuk kembali di Sinjai.

BACA JUGA :   Karo SDM Polda Sulsel Giatkan Sosialisasi Penerimaan Polri 2020 Melalui Medsos dan Berita Online

“Waktunya memang bersamaan harinya dengan kelompok yang dari Jawa Timur. Delapan orang ini terdiri dari Sinjai Barat, Sinjai Tengah Timur dan Sinjai Utara,” jelasnya.

Dikatakan dr. Dedet sapaannya bahwa, sebelumnya mereka berstatus OTG. Pertama, pihaknya menganggap ini adalah transmisi dari anak ke bapak, namun ternyata setelah ditelusuri mereka datang berlainan, waktunya cuman beda kurang lebih 1 jam.

BACA JUGA :   Gelar Apel Pagi, Pemkab Pinrang Imbau Sosialisasi Cegah Penyebaran Virus Corona

“Awalnya kami menganggap kontak dari anak ke bapak, sehingga kami melakukan diagnosa OTG, tetapi hasil Swab nya ternyata positif. Penelusuran mendalam yang kami lakukan setelah dinyatakan positif, terungkap bahwa memang tidak sama dari anak ke bapak, tetapi datang dari dua tempat yang berbeda,” terangnya.

Dr. Dedet menambahkan, total pasien positif corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sinjai kini sebanyak 11 orang. (Sambar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *