Makassar – Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1).
Pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport tersebut diketahui mengangkut 11 orang yang terdiri dari kru dan penumpang.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa laporan hilang kontak diterima pihaknya setelah pesawat kehilangan komunikasi sekitar pukul 13.17 Wita.
Usai menerima informasi dari AirNav, tim SAR gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi yang diduga menjadi titik terakhir pesawat.
“Koordinat awal yang kami terima berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Saat ini tim sedang bergerak menuju lokasi tersebut,” ucap Andi Sultan.
Basarnas telah menurunkan personel secara bertahap untuk melakukan pencarian dan asesmen lapangan.
Tahap awal, lima personel diterjunkan, disusul 15 personel tambahan. Puluhan personel dari berbagai unsur juga disiapkan untuk memperkuat operasi SAR.
Sementara itu, data manifes kru pesawat masih dalam proses verifikasi.
Terdapat perbedaan informasi terkait jumlah kru, di mana sebagian data menyebutkan delapan kru, sementara data lain menyebutkan tujuh kru.
Namun, dalam keterangan resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, jumlah kru pesawat tercatat tujuh orang.
Operasi pencarian masih terus berlangsung dengan fokus penyisiran di sekitar titik hilang kontak pesawat. ***
