Wajo – Dugaan keterlibatan oknum polisi dalam praktik judi sabung ayam di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), semakin menguat. Kamis (8/1/2026).
Pengelola arena judi sabung ayam di Desa Kalola, Kecamatan Maniangpajo, inisial F, secara terbuka mengaku bekerja sama dengan oknum polisi.
Pengakuan itu disampaikan kepada Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com melalui sambungan telepon, tak lama setelah aktivitas sabung ayam di lokasi tersebut diketahui dan diliput media.
Dalam percakapan itu, F menyebut bahwa dirinya mendapat informasi langsung dari polisi setiap kali akan dilakukan penggerebekan.
“Saya ada koordinasi dengan anggota Resmob (Polres Wajo) pak, dia mi yang telponka ini suruh hentikan sementara karena katanya mau digerebek,” ujar F.
Ia juga mengaku bahwa arena sabung ayam tersebut dihentikan sementara, bukan karena penindakan polisi, melainkan setelah adanya informasi bocor bahwa lokasi itu akan digerebek.
“Kau (wartawan) katanya yang menelpon pak kasat, kau kirimkan beliau foto lokasi sabung ayam ini, jadi sekarang anak anak (penyabung) sudah berhenti sementara,” pungkas F.
Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, yang dikonfirmasi tentang adanya oknum di Resmob Polres Wajo yang bekerja sama dengan F mengelola sabung ayam, mengaku akan mengecek terlebih dahulu.
“Saya cek nah,” singkat Fahrul, Kamis sesaat lalu.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga mengeluh kepada wartawan atas maraknya judi sabung ayam di Desa Kalola, Kabupaten Wajo.
Selanjutnya, wartawan melakukan investigasi langsung ke lokasi pada Rabu malam, 7 Januari 2026, dan mendapati aktivitas judi sabung ayam bangkok digelar secara besar-besaran di lokasi yang dimaksud.
Diperkirakan ada ratusan sepeda motor dan puluhan mobil yang terparkir di lokasi yang diduga kendaraan tersebut milik para penyabung ayam dari berbagai daerah.
Selain judi ayam bangkok, terdapat judi kartu domino yang digelar secara terbuka di lokasi yang sama.
Ratusan orang berkumpul saling teriak menyemangati ayam aduan mereka yang sedang bergulat di tengah tengah arena.
Ada dua arena sabung ayam yang dibuka di sampung rumah warga. Juga terdapat beberapa penjual makanan di lokasi yang berada tidak jauh dari kantor Desa Kalola itu. ***
