MakassarPesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga kuat mengalami kecelakaan.

Pesawat tersebut diketahui membawa 11 orang yang terdiri dari delapan kru dan tiga orang penumpang, serta disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan, dugaan pesawat jatuh diperkuat oleh kesaksian warga yang mendengar suara ledakan dari arah pegunungan.

Selain itu, warga juga merekam adanya titik api yang terlihat dari kejauhan di kawasan hutan lebat.

“Kecurigaan kita mengarah ke sana karena terlihat titik api cukup besar di wilayah hutan. Kemungkinan besarnya itu (pesawat jatuh),” ucap Bangun di Kantor Basarnas Makassar, Sabtu (17/1).

Untuk memastikan informasi itu, lanjut dia, TNI telah mengerahkan personel melakukan pencarian melalui jalur darat.

Upaya tersebut didukung pemantauan udara menggunakan Helikopter Caracal milik TNI AU.

“Kita akan pastikan apakah titik tersebut merupakan lokasi jatuhnya pesawat atau bukan,” ujarnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan pendalaman terhadap pesawat ATR tersebut di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi kecelakaan.

Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com ***