Mayat Bayi Diperkirakan Berumur 3 – 4 Hari, Ditemukan Terapung di Sungai

oleh -

Beritasulsel.com – Kapolsek Ponrang IPTU Sadsali Kareba, mendatangi TKP penemuan mayat Bayi yang ditemukan di pintu air sungai pengairan belakang pasar Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat pagi (15/11/2019).

Setiibanya di TKP Kapolsek langsung melakukan olah TKP, memeriksa kondisi mayat bayi kemudian membawanya ke Puskesmas Ponrang, selanjutnya dibawa ke RS Batara Guru Belopa.

Kapolsek mengatakan, pihaknya masih mendalami dan masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat tersebut.

BACA JUGA :   Warga Selayar Geger, Mayat Bayi Sudah Tidak Utuh Ditemukan di Tepi Jalan

“Untuk mengungkapnya dibutuhkan pemeriksaan Forensik, dan kami telah koordinasikan dengan Unit Reskrim Polres Luwu,” ujar Kapolsek.

Mayat bayi tersebut diperkirakan berusia 3 atau 4 hari. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak puskesmas Ponrang sebelum mayat dibawa ke RS Batara Guru.

Penemuan mayat bayi tersebut dilaporkan ke Polsek Ponrang melalui telepon seluler oleh kepala pengairan bernama Rahman Pabiaran, ST.

BACA JUGA :   Warga Selayar Geger, Mayat Bayi Sudah Tidak Utuh Ditemukan di Tepi Jalan

Mayat tersebut ditemukan oleh Iwan (24) warga Desa Olang, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu. Saat itu, Iwan bersama lima orang rekannya bernama Rahimin, Dahri, Wero, Siman dan Jumadi, sedang membersihkan sampah di pintu air.

Iwan melihat adanya benda yang tersangkut di pintu air dan berguling-guling karena arus sungai, ia berusaha untuk memperjelas benda tersebut dan menariknya dengan sepotong kayu, setelah jelas terlihat ternyata jasad sesosok bayi.

BACA JUGA :   Warga Selayar Geger, Mayat Bayi Sudah Tidak Utuh Ditemukan di Tepi Jalan

Bersama temannya, Iwan berusaha mengambil jasad bayi tersebut dan memasukkannya ke dalam kantong plastik lalu dimasukkan ke dalam karton, kemudian melaorkannya ke kepala pengairan yakni Rahman Pabiaran, ST. (hs/bss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *