Parepare, Sulsel – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melepas Tim Penyalur Cadangan Beras Pemerintah Kota Parepare 2023 di halaman Rumah Jabatan Wali Kota Parepare. Kamis, 23/2/2023.
Hadir Wakil Wali Kota Parepare, Sekretaris Daerah Kota Parepare, para asisten, staf ahli, para kepala SKPD, para Dirut rumah sakit, Forkopimda, lurah dan camat se Kota Parepare.
Pada kesempatan itu, Taufan Pawe penyaluran bantuan beras tersebut berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang penyalurannya diperuntukkan penerima yang merupakan korban banjir. Bantuan tersebut, kata dia diberikan kepada 1.323 Kepala Keluarga (KK) atau 4.905 jiwa. Dimana setiap jiwa akan mendapatkan 5.6 kg sehingga total tersalurkan adalah 27.468 kg.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
CBP ini, ungkap Taufan bertujuan untuk menyediakan cadangan pangan komoditi beras sebagai cadangan pangan pokok daerah, serta memenuhi kebutuhan beras dalam rangka mencegah dan menanggulangi terjadinya masyarakat rawan pangan pasca terjadinya bencana alam atau keadaan darurat.
Ia menjelaskan bahwa dalam Permensos Nomor 22 Tahun 2019 Tentang Prosedur Dan Mekanisme Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Untuk Penanggulangan Keadaan Darurat Bencana Dan Kerawanan Pangan Pasca Bencana disebutkan bahwa Bupati/Wali Kota mempunyai kewenangan menggunakan CBP untuk penanggulangan keadaan darurat bencana akibat bencana yang terjadi di wilayahnya paling banyak 100 ton dalam kurun waktu 1 tahun.
“Penyaluran cadangan pangan ini merupakan salah satu langkah penanganan pasca banjir dalam rangka penguatan pangan. Kita berharap dengan adanya penyaluran cadangan beras pemerintah dapat membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban banjir,” ucap Taufan.
Ketua DPD I Golkar Sulsel ini menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan. Program bantuan tersebut sebagai jawaban bahwa pemerintah tidak pernah berhenti memikirkan rakyatnya. Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang tidak diam dan tidak pernah berhenti memikirkan rakyatnya. Pemerintah harus bergerak secara massif dan berinovasi untuk mengurangi beban warganya.
“Saya meminta kepada semua pihak untuk tetap melakukan pengawasan dalam penyalurannya. Saya berharap semua pihak mengawasi proses penyalurannya dan jika ada kita temukan permainan, maka akan kita tindaki lebih lanjut. Kita tidak mau ada pihak yang bertindak semena-mena terhadap hak-hak rakyat, apalagi masyarakat baru saja terkena bencana alam,” tegas Taufan.
Pada kesempatan itu pula, Wali Kota Parepare dua periode ini memaparkan bahwa dalam upaya penanggulangan banjir, Pemerintah Kota Parepare melakukan langkah-langkah tanggap bencana sehingga dapat sesegera mungkin melakukan tindakan cepat bila kejadian tersebut terjadi kembali. Pemerintah Kota Parepare kemudian membentuk posko siaga bencana terpadu yang terdiri dari beberapa unit kerja terkait. Posko siaga bencana yang dibentuk ini sebagai upaya Pemerintah Kota Parepare untuk tanggap terhadap bencana banjir yang melanda di sejumlah titik di wilayah Kota Parepare.
“Saya juga memerintahkan kepada camat dan lurah agar senantiasa melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing. Saya sangat mengharapkan penyaluran beras dapat kita hantarkan tepat sasaran, jangan sampai ada penyimpangan,” tandasnya. (*)