Beritasulsel.com — Festival Salo Karajae di Kota Parepare dipastikan tidak lolos dalam seleksi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Padahal, festival tersebut sebelumnya tercatat masuk dalam daftar KEN selama lima tahun berturut-turut.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Parepare, Iskandar Nusu, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut Festival Salo Karajae telah diusulkan, namun tidak berhasil lolos seleksi tahun ini.

“Iya, sudah diusulkan, tapi tidak lolos,” kata Iskandar, Senin (26/1/2026).

Menurut Iskandar, tidak lolosnya Festival Salo Karajae dalam KEN merupakan hal yang wajar dalam dinamika seleksi event nasional. Meski demikian, pihaknya akan melakukan evaluasi agar festival tersebut dapat kembali masuk dalam KEN pada tahun-tahun berikutnya.

“Biasa ji memang. Dalam event itu ada yang masuk, ada yang keluar. Kami akan upayakan lagi supaya bisa masuk kembali, karena ada persyaratan yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Iskandar menjelaskan, proses seleksi KEN dilakukan melalui tahapan kurasi ketat oleh Kemenpar. Pemerintah daerah mengusulkan event unggulan yang kemudian dipresentasikan di hadapan tim penilai.

“Lewat proses kurasi. Ada wawancara dari Kementerian Pariwisata, akademisi, dan beberapa tim penilai lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk wilayah Sulawesi Selatan, terdapat lima event yang dinyatakan lolos dalam KEN 2026. Kelima event tersebut yakni Toraya Ma’Gellu’, Beautiful Malino, Makassar International Eight Festival and Forum (F8), Rock in Celebes, dan Festival Pinisi.

Secara nasional, KEN 2026 menetapkan sebanyak 125 event terpilih, jumlah ini meningkat dibandingkan KEN 2025 yang hanya mengakomodasi 111 event. (*)