Kapal Pengangkut BBM dan Tabung Gas Terbakar di Pelabuhan Rakyat Selayar

oleh -

(Kapal Pengangkut BBM dan Tabung Gas Terbakar di Pelabuhan Rakyat Selayar, foto: ist)

Selayar – Sebuah kapal pengangkut barang, Jabal Rahma 02 dikabarkan terbakar di Dermaga Pelabuhan Rakyat Rauf Rahman, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu sore (1/9/2018).

Informasi yang diterima media ini, Kapal tersebut yang mengangkut BBM jenis Solar sebanyak 5 drum, Bensin 6 drun serta puluhan tabung gas elpiji, terbakar sesaat sebelum hendak bertolak dari Dermaga Pelabuhan Rakyat Rauf Rahman, Benteng (TKP), menuju pelabuhan Bonerate, Kabupaten Selayar.

BACA JUGA :   Wagub Sulsel Kunjungi Korban Kebakaran di Rappokalling

Kapolres kepulauan Selayar, AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut, Syamsu mengatakan, kapal tersebut dinahkodai oleh Muhlis, kronologi kejadian yang diterima pihak kepolisian, kata dia, peristiwa itu berawal dari adanya percikan api yang keluar dari baterai (aki) saat pertama kali distater oleh nahkoda kapal.

“Jadi saat mesin distater, muncul percikan api pada aki dan api langsung membesar serta menghanguskan seluruh badal kapal. Kapal tersebut memuat juga BBM berupa 5 drum solar, 6 drum bensin dan tabung LPG sebanyak 70 buah, serta barang kebutuhan pokok lainnya,” kata Kapolres.

BACA JUGA :   Ditinggal ke Pesta, Dua Rumah di Bulukumba Ludes Dilalap Si Jago Merah

Selain barang, lanjut Syamsu, kapal tersebut diawaki oleh lima orang, empat diantaranya ABK (anak buah kapal) masing masing bernama Maga (50), Marjudin (35), Jusri (18), Syamsuddin (45) serta Muhlis selaku Nahkoda.

Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran itu, namun, kata Syamsul, satu dari lima awak kapal yakni Syamsuddin, dikabarkan mengalami luka bakar pada bagian kakinya dan kini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit KH Hayyung kepulauan Selayar.

BACA JUGA :   Innalillah, Nenek Berusia 80 Tahun Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar

Api yang membakar kapal serta isinya, baru bisa dipadamkan setelah dua unit armada pemadam kebakaran milik pemda setempat dikerahkan. Kerugian materil, kata Syamsul ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.