Beritasulsel.com – Dalam rangka untuk menindaklanjuti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Barua di Kecamatan Eremerasa Bantaeng melaksanakan kegiatan survei teknis pada lokasi prioritas usulan kegiatan pembangunan desa. Rabu, (24 September 2025).

Survei teknis tersebut bertujuan untuk memperoleh data lapangan yang akurat sebagai dasar perencanaan desain gambar dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta perencanaan teknis lebih lanjut.

Pengambilan data lapangan dilakukan melalui pengukuran dengan metode Survei Antar Patok (SAP), Volume Antar Patok (VAP), dan Mandays Antar Patok (MAP).

Ketiga format tersebut digunakan untuk memastikan hasil pengukuran lapangan dapat menggambarkan kebutuhan riil pembangunan sesuai kondisi eksisting.

Adapun lokasi prioritas usulan kegiatan yang menjadi objek survei teknis, adalah:
– Pengerasan rabat beton jalan wisata Embung Savana.
– Pembangunan jembatan Savana.
– Perkerasan rabat beton jalan lingkungan.
– Pembangunan irigasi tersier.

Pelaksanaan survei teknis itu dilakukan oleh bagian urusan perencanaan desa Pemdes Barua selaku kader teknik desa dengan pendampingan langsung dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) atau Pendamping Desa (PD) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Kehadiran TPP atau Pendamping Desa itu, memberikan arahan teknis serta memastikan proses pengukuran berjalan sesuai standar yang berlaku.

Kegiatan survei lokasi itu dihadiri langsung Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua RK/RT, serta masyarakat setempat.

Ppid Desa Barua, Faisal kepada Beritasulsel.com, mengatakan: “Kehadiran unsur pemerintah desa, menunjukkan semangat kebersamaan warga dalam merencanakan pembangunan yang partisipatif dan transparan”.

Ppid Faisal juga menyampaikan bahwa Kades Barua Bapak Mursalim, mengatakan: “Masyarakat juga dilibatkan secara langsung dalam memberikan informasi kondisi lapangan serta mendukung kelancaran pengukuran”.

“Melalui kegiatan survei teknis ini, Pemerintah Desa memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi fisik lapangan, kebutuhan volume pekerjaan, hingga estimasi tenaga kerja yang diperlukan,” kata Kades Barua yang diteruskan Ppid Faisal.

“Hasil survei akan menjadi dokumen dasar perencanaan pembangunan desa tahun anggaran 2026, sehingga setiap usulan kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kades Mursalim.
*(Ppid Desa Barua).