Solo – Dua orang mahasiswi Politeknik Pariwisata Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas terlindas mobil truk di simpang empat Tugu Wisnu, Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa sore (21/4/2026).
Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Setyo Wargono, yang dikonfirmasi oleh sejumlah awak media membenarkan hal itu. Ia mengatakan bahwa korban mengendarai sepeda lalu terlibat kecelakaan bersama mobil truk boks yang dikemudikan oleh sopir berinisial VR.
“Iya benar, dua mahasiswa asal Sulsel MD (meninggal dunia) kecelakaan di Simpang Empat Tugu Wisnu. Pengemudi dan kernet sudah kami amankan. Proses pemeriksaan masih berjalan untuk mengetahui konstruksi kejadian secara menyeluruh,” ujarnya di Mapolresta Solo, Kamis (23/4/2026).
Korban tewas bernama Lyra Nuraulia (20), warga Palopo, dan Anisa (20), asal Gowa. Keduanya tengah menjalani program magang di Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Yamaha Fazzio yang ditumpangi korban melaju di depan truk boks di ruas Jalan Ahmad Yani, dari arah utara. Saat mendekati lampu lalu lintas di simpang Manahan, terjadi benturan yang menyebabkan kedua korban terjatuh dan terseret hingga masuk ke bawah kolong truk.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo, Ipda Yuli Nurus Yani, mengungkapkan salah satu korban sempat terjepit di bagian roda belakang kendaraan berat tersebut. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban diduga terseret sejauh 15 hingga 20 meter dari titik awal benturan,” jelasnya.
Polisi juga mengonfirmasi truk boks tersebut datang dari arah Sragen dengan muatan stoples plastik. Keterangan sopir masih didalami untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian maupun kondisi lalu lintas saat kejadian.
Sementara itu, proses penanganan pascakejadian telah dilakukan, termasuk evakuasi korban ke RSUD dr Moewardi Solo untuk keperluan visum.
Jenazah dua mahasiswi tersebut kemudian dipulangkan ke Sulawesi Selatan melalui jalur udara pada Rabu pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Kasus ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polresta Solo. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas insiden tersebut mengingat fatalitas yang ditimbulkan. ***

