BULUKUMBA – Pelaku aksi pelecehan seksual atau begal payudara yang sempat meresahkan warga di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dibekuk polisi.
Tim URC Resmob Polres Bulukumba menangkap terduga pelaku pada Senin sore (21/9/2026).
Terduga pelaku diketahui berinisial AI alias Ogi (25). Pemuda tersebut diketahui berdomisili di Dusun Bontolohe, Desa Karassing, Kecamatan Herlang, Bulukumba.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Imran Hamid, yang dikonfirmasi Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9/2026).
Perwira Polri berpangkat tiga balok itu mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kasus pelecehan jalanan yang dialami seorang tenaga kesehatan (nakes).
“Pelaku berhasil diamankan oleh Tim URC Resmob yang dipimpin Aiptu Muh. Usman di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan. Penangkapan ini berdasar pada aduan resmi yang masuk sejak 9 September lalu,” ujar AKP Imran Hamid, sesaat lalu.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Selasa malam (8/9/2026) sekitar pukul 21.30 WITA di kawasan Dusun Kareppekang, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gantarang.
Korban, IJ (32), seorang nakes di RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba, kala itu tengah dalam perjalanan pulang kerja bersama seorang rekannya. Keduanya berkendara menggunakan sepeda motor secara terpisah.
Saat melintas di daerah Bocco-Boccoe, Desa Paenre Lompoe, rekan korban menyadari ada sesosok pria tak dikenal mengendarai sepeda motor trail warna hitam dengan penutup kepala (dondo) yang membuntutinya.
Karena panik, saksi mempercepat laju kendaraannya dan menyusul korban yang berada di depan.
Namun, pelaku terus membayangi. Setibanya di lokasi kejadian yang sepi di Desa Bukit Tinggi, pelaku mendempet motor korban dari sebelah kanan.
“Tanpa diduga, pelaku merangkul dan memegang payudara korban saat kendaraan masih melaju,” inbuh Imran.
Sontak korban kaget dan panik hingga kehilangan kendali, menyebabkan motornya terjatuh keras ke aspal. Bukannya menolong, pelaku justru langsung tancap gas melarikan diri.
Akibat insiden tersebut, korban harus dilarikan kembali ke RSUD Sultan Dg Radja karena mengalami luka serius berupa patah tulang pada lengan kirinya.
Pengungkapan kasus ini, kata Imran, berbekal dari serangkaian penyelidikan maraton serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute kejadian.
“Dari analisis rekaman CCTV, anggota berhasil mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan dan identitas pelaku. Begitu posisinya dipastikan, tim langsung bergerak mengamankan pelaku beserta barang buktinya,” tambah Imran.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam yang digunakan pelaku saat beraksi, selembar jaket hitam, serta celana jeans biru.
Dari hasil interogasi awal di Posko Resmob, Ogi mengakui seluruh perbuatannya. Ia sengaja mengincar korban yang berkendara sendirian di jalan sepi.
Tak hanya itu, pelaku juga membuat pengakuan mengejutkan bahwa aksi bejat tersebut bukan pertama kali dilakukannya. Ia mengaku sudah kerap melakukan pelecehan terhadap kaum wanita di pelbagai tempat, baik kepada pengendara wanita maupun penjaga kios.
“Pelaku memang sudah beberapa kali terekam CCTV melakukan tindakan serupa di wilayah Bulukumba. Saat ini yang bersangkutan beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bulukumba untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Imran. (***)


