Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PC SEMMI) Cabang Bantaeng, mendesak pihak berwenang untuk segera mengaudit total proyek pembangunan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng yang dilaporkan atapnya ambruk setelah diterjang angin kencang pada Sabtu pagi (15/11/2025).

PC SEMMI Bantaeng melalui Ketua Umumnya menilai bahwa kejadian ambruknya atap kantor tersebut, ada indikasi kuat adanya dugaan kelalaian dalam pengerjaan proyek di Kantor tersebut.

Kepada Media ini pada Sabtu siang, Ketua SEMMI Cabang Bantaeng, Tiwa Jalapala menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas insiden yang terjadi di Pusat Layanan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Bantaeng.

“Meskipun faktor cuaca ekstrem seperti angin kencang bisa menjadi pemicu dari kejadian itu, namun kualitas bangunan yang baru beberapa bulan diresmikan, seharusnya mampu menahan kondisi cuaca buruk,” kata Tiwa Jalapala.

“Kami sangat prihatin dengan ambruknya atap kantor Kemenag Bantaeng. Ini bukan hanya soal musibah karena faktor alam, tapi ada dugaan kuat soal kualitas material dan pengerjaan yang tidak sesuai standar,” tegas Tiwa Jalapala.

Ketua SEMMI Cabang Bantaeng itu juga mengatakan bahwa insiden ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Kemenag Wilayah Sulawesi Selatan dan juga Aparat Penegak Hukum.

“Pihak kontraktor yang harus bertanggung jawab atas proyek pembangunan kantor tersebut. Kontraktornya harus dimintai pertanggungjawaban dan diaudit secara menyeluruh,” kata Ketua SEMMI Cabang Bantaeng.

“Kami meminta transparansi penuh terkait anggaran dan spesifikasi teknis proyek itu. Audit forensik bangunan sangat diperlukan untuk membuktikan apakah ada praktik korupsi atau penyimpangan dalam penggunaan bahan bangunan,” ujar Tiwa.

“SEMMI Bantaeng menuntut agar hasil audit nanti diumumkan secara terbuka kepada publik. SEMMI Bantaeng akan terus mengawal masalah ini hingga tuntas demi memastikan tidak ada kerugian negara dan menjamin keamanan fasilitas publik di Bantaeng di masa mendatang,” pungkas Ketua SEMMI Cabang Bantaeng, Tiwa Jalapala.

foto kiriman SEMMI Cabang Bantaeng

*(Tiwa Jalapala).