Beritasulsel.com – 2 video masing-masing berdurasi 7 menit dan 6 menit 37 detik beredar di grup Whatsapp PPPK Formasi Teknis di Bantaeng pada Jum’at malam (19 September 2925) Pukul 22:06 yang diunggah oleh akun Whatsapp berinisial FA.
Dalam video tersebut, terdengar kalimat: “Itu ada SKCK yang sudah selesai dibuat dan dibawa keluar oleh 2 petugas”.
“Banyak sekali map na kasih masuk di tas na itu gondronga (petugas maksudnya),” kata seseorang dalam video itu.

Kasat Intelkam Polres Bantaeng, Iptu Edward yang ditemui Media ini didepan Polres Bantaeng usai video itu beredar dan ditanyakan perihal video tersebut, menjawab: “Anggota kami yang bawa tas itu, bukan berarti membawa berkas SKCK”.
“Anggota kami memang ke kantor itu rata-rata bawa tas, itu pun juga untuk mengerjakan administrasi-administrasi dan laporan-laporan yang memang tiap hari harus kami buat. Karena tugas kami selain untuk pelayanan SKCK, juga ada pembuatan izin keramaian dan laporan-laporan yang tiap hari kami harus buat,” kata Kasat Intelkam Polres Bantaeng.
“Jangan sampai anggota kami bawa berkas laporan lain (bukan berkas SKCK), namun digosipkan berkas SKCK, itu sudah jelas fitnah,” kata Iptu Edward.
Ditegaskan oleh Kasat Intelkam bahwa dia mengoptimalkan kinerja petugas di pelayanan SKCK untuk 5355 PPPK di Kabupaten Bantaeng.
“Semua petugas Unit Intelkam Polres Bantaeng dikerahkan untuk silih berganti menjadi operaror di Unit Pelayanan SKCK PPPK dan alhamdulillah sampai malam ini sudah 3900 SKCK yang telah diterbitkan,” kata Iptu Edward.
“Insya Allah, semua berkas pengurusan SKCK untuk PPPK Paruh Waktu di Bantaeng akan tuntas di hari Minggu 21 September 2025,” ucap Iptu Edward.

Kasat Intelkam Polres Bantaeng mengucapkan permohonan maaf kepada warga Bantaeng yang mengurus SKCK P3K Paruh Waktu, apabila ada keterlambatan dalam penerbitan.
“Ada beberapa orang yang memasukkan berkas itu doubel (berulang-ulang kali), berkas online sama offline dan akhirnya itu dicetak doubel juga,” ungkap Kasat Intelkam Polres Bantaeng.
“Baru kali ini kami alami pemohon SKCK sampai membludak. Namun ini semua kami jadikan pengalaman untuk kedepannya akan lebih baik lagi dalam sistem pelayanan,” pungkasnya.
