Sejumlah Desa di Sinjai Telah Siapkan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritasulsel.com – Penyediaan tempat karantina khusus atau ruang isolasi di Desa, kini telah ditindak lanjuti sejumlah pemerintah desa yang ada di Kabupaten Sinjai.

Ruang isolasi khusus ini diperuntukkan bagi warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG) di setiap desa.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai, Drs Yuhadi Samad bahwa secara umum, permintaan penyediaan ruang isolasi di desa disambut baik oleh sejumlah desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang diungkapkan Yuhadi, bahwa saat ini sudah ada Desa yang tengah penyiapan sarana itu, diantaranya Desa Lappa Cendrana, Kecamatan Bulupoddo, Desa Gunung Perak dan Desa Turungan Baji Kecamatan Sinjai Barat.

“Untuk sementara baru desa itu yang sudah fix dan itu bervariasi, kemudian menyusul Desa lainnya, namun secara umum semua Desa siap”, kata Yuhadi yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2020).

Untuk sarananya, Yuhadi menyebutkan jika ada Desa yang memanfaatkan gedung atau bangunan lama kantor Desanya, ruang lab sekolah, rumah kosong, Tribun olahraga hingga ruang data kantor desa.

“Jadi bentuk ruang isolasi itu sesuai standar Desa menyesuaikan dengan kondisi atau keadaan desa itu sendiri”, tambahnya.

Penggunaan dana desa dalam penyediaan sarana isolasi di desa ini, kata Yuhadi juga mengacu pada Surat edaran dari Kementerian Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Selain itu juga diatur Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang penanggulangan coronavirus covid-19 di desa melalui anggaran pendapatan dan belanja Desa.

Kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran Gubernur Selatan Nomor: 44.3/2168/DPMD tentang pedoman pelaksanaan Desa tanggap virus corona dan padat karya tunai desa di provinsi Sulawesi Selatan.

Selanjutnya ditindaklanjuti surat edaran Bupati Sinjai Nomor: 188.34/14536/set tentang pedoman pelaksanaan Desa tanggap virus corona dan padat karya tunai desa di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Perlu saya tegaskan bahwa penyediaan ruang isolasi ini merupakan kebijakan pusat yang kemudian ditindak lanjuti dengan edaran Gubernur dan Bupati Sinjai, Jadi bukan permintaan Pemkab Sinjai sepenuhnya”, jelasnya.

Memang kata Mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai ini bahwa prioritas penggunaan anggaran dana desa hanya tiga saat ini ditengah Pandemi Covid-19, pertama yaitu pembangunan infrastruktur secara swakelola dengan sistem Padat Karya Tunai Desa (PKTD) untuk memperkuat daya tahan ekonomi desa dan pendapatan masyarakat.

Kedua, pembentukan relawan Covid-19 desa yang bertujuan bagaimana memantau dan manjaga desa masing-masing agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.

Dan ketiga pemberian bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin atau masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Ini yang perlu dipahami bahwa memang perintah pusat dan itu sudah diatur dengan kebijakan yang telah terbit diatas”, tandasnya. (Sambar)

Berita Terkait

Workshop Jurnalistik Peduli HIV/AIDS Digelar di Parepare
Ramadan 1446 H Tahun ke 9 IGD RS Anwar Makkatutu Bantaeng, dokter Sultan: Berbagi Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Viral, Video Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung Karena Akses Jalan Rusak
Tim Kesling 13 UPT Puskesmas Dinkes Bantaeng: ‘Inspeksi, Pengawasan dan Sanitasi Takjil di Bulan Ramadan 2025’
Disaksikan Pejabat Pemkab dan PJU Polres, Kejaksaan Negeri Bantaeng Musnahkan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana
Uji-Sah, Pasangan Pertama dari Bantaeng Sulawesi Selatatan Yang Ikuti Cek Kesehatan Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Serentak dan Dinyatakan Sehat
Hadirkan Dua Pembicara dari Malaysia, Prodi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG Unhas Gelar Kuliah Tamu
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, FKG Unhas Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen dalam Memfasilitasi Active Learning

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 15:16

Workshop Jurnalistik Peduli HIV/AIDS Digelar di Parepare

Sabtu, 22 Maret 2025 - 02:19

Ramadan 1446 H Tahun ke 9 IGD RS Anwar Makkatutu Bantaeng, dokter Sultan: Berbagi Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu

Jumat, 21 Maret 2025 - 22:05

Viral, Video Warga Sakit Ditandu Pakai Sarung Karena Akses Jalan Rusak

Selasa, 18 Maret 2025 - 15:35

Tim Kesling 13 UPT Puskesmas Dinkes Bantaeng: ‘Inspeksi, Pengawasan dan Sanitasi Takjil di Bulan Ramadan 2025’

Senin, 10 Maret 2025 - 17:02

Disaksikan Pejabat Pemkab dan PJU Polres, Kejaksaan Negeri Bantaeng Musnahkan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana

Berita Terbaru