Beritasulsel.com – Bagi sebagian orang, minum tuak mungkin dianggap sebagai cara instan untuk menghangatkan badan atau sekadar melepas penat setelah seharian bekerja.
Namun, di balik rasa hangat yang menjalar di dada, ada proses biologis kompleks sekaligus berbahaya yang sedang terjadi di dalam tubuh Anda.
Efek minum tuak seringkali tidak disadari karena datang secara bertahap. Dimulai dari satu gelas kecil dengan kadar alkohol sekitar 5 hingga 10 persen, wajah biasanya akan mulai memerah.
Pada fase ini, otak melepaskan hormon dopamine yang memicu rasa berani, rileks, dan euforia semu. Namun, ini hanyalah awal dari “peperangan” di dalam organ vital.
Memasuki gelas kedua atau ketiga, kontrol tubuh mulai lepas kendali. Refleks melambat dan koordinasi gerak menjadi goyah. Di saat Anda merasa sedang bersenang-senang, organ hati justru sedang bekerja ekstra keras. Hati berusaha memecah etanol menjadi asetaldehida sebuah zat racun yang menjadi dalang utama munculnya rasa pusing dan mual.
Jika konsumsi berlanjut hingga satu botol penuh, kadar alkohol dalam darah akan melonjak tajam. Lambung mulai terasa perih karena lapisan pelindungnya terkikis oleh sifat korosif alkohol. Dalam kondisi ini, risiko mengalami sesak napas hingga hilangnya refleks muntah bisa berakibat fatal, di mana seseorang berisiko tersedak cairannya sendiri.
Bahaya nyata minum tuak muncul jika kebiasaan ini dilakukan secara rutin dalam jangka panjang. Tanpa disadari, sel-sel hati akan mengalami kerusakan permanen. Dimulai dari perlemakan hati, kondisi ini bisa berkembang menjadi hepatitis alkoholik yang ditandai dengan kulit menguning dan perut membuncit akibat penumpukan cairan.
Puncaknya adalah sirosis, di mana organ hati yang seharusnya lentur berubah menjadi keras seperti bekas luka. Jika sudah berada di tahap ini, fungsi hati sebagai penyaring racun akan gagal total.
Penting untuk diingat bahwa tubuh manusia tidak dirancang untuk menerima paparan alkohol secara terus-menerus. Menjaga batas aman atau berhenti sama sekali minum tuak adalah investasi terbaik untuk masa depan organ Anda. Karena yang hancur bukan hanya malam itu, tapi kualitas hidup Anda di masa depan.
Demikian artikel edukasi tentang dampak minum tuak pada kesehatan tubuh ini, semoga bermanfaat. Informasi ini dihimpun dari berbagai sumber terpercaya. (***)

