Beritasulsel.com – Mengonsumsi atau minum madu dengan campuran air hangat sudah menjadi tradisi kesehatan bagi banyak orang.

Namun, masih banyak warga yang salah kaprah dengan mencampur madu langsung menggunakan air mendidih atau air panas dari termos.

Alih-alih sehat, kebiasaan ini justru berisiko merusak kandungan nutrisi alami di dalam madu.

Praktisi kesehatan mengingatkan bahwa madu murni mengandung enzim, antioksidan, dan vitamin yang sangat sensitif terhadap suhu tinggi. Jika terkena air panas di atas suhu 50 derajat celcius, struktur kimiawi madu akan rusak atau terdenaturasi.

“Banyak yang langsung tuang air dari termos ke gelas berisi madu. Itu kurang tepat. Suhu yang terlalu tinggi bisa membunuh enzim aktif yang sebenarnya kita butuhkan untuk imunitas tubuh,” ujar seorang pemerhati gaya hidup sehat saat berbincang dengan media ini, Sabtu (2/5).

Lantas, bagaimana cara yang benar mengonsumsi madu capur air hangat? Langkah pertama adalah menyiapkan air di dalam gelas terlebih dahulu.

Jika menggunakan air panas dari termos, sebaiknya campur dengan sedikit air dingin hingga suhunya turun menjadi suam-suam kuku atau sekitar 30-40 derajat celcius.

Setelah air terasa hangat dan nyaman di kulit, barulah madu dimasukkan dan diaduk hingga rata.

Selain menjaga nutrisi, penggunaan air hangat kuku juga menjaga profil rasa asli madu agar tidak berubah menjadi agak pahit. Aroma khas bunga dari madu murni pun akan tetap terjaga dengan baik.

Bagi Anda yang rutin mengonsumsi atau minum madu setiap pagi, disarankan juga untuk menggunakan sendok berbahan kayu, plastik, atau keramik saat mengaduk.

Hal ini bertujuan untuk menghindari reaksi kimia yang mungkin terjadi jika menggunakan sendok logam dalam jangka panjang.

Dengan cara pengolahan yang tepat, manfaat madu untuk menjaga kebugaran tubuh akan jauh lebih maksimal. (***)