Server ULP Bermasalah, Barru ‘Nebeng’ di Kabupaten Maros

oleh -
Kantor dan tower lantai 8 kantor daerah Kabupaten Barru 

Beritasulsel.com — Proses lelang sejumlah kegiatan untuk tahun anggaran 2019 lingkup OPD Pemerintah Kabupaten Barru dapat dipastikan bakal mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah direncanakan.

Keterlambatan sementara itu akibat dari server sistem aplikasi komputerisasi pada unit layanan pengadaan Kabupaten Barru tidak memungkinkan masuk dalam sistem aplikasi lelang sebab masih memakai sistem lama versi 3,6.

Hal itu diakui Alimuddin S, Sos, Msi, selaku Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Barru saat ditemui di kantornya, Kamis (21/2).

BACA JUGA :   Razia Balapan Liar, 14 Motor di Barru Diangkut ke Mapolres

“Sistem aplikasi sudah tidak didukung, kita punya masih sistem lama versi 3,6 sehingga pihak Pemkab Barru lakukan kerjasama dengan LKPP Kabupaten Maros,” kata Alimuddin.

Kendati demikian pihak LKPP sudah menyarankan sejak beberapa tahun lalu agar memakai sistem 4,1 dan sistem 4,2 untuk konstruksi, sayangnya pihak penentu kebijakan ketika itu tidak memaksakan untuk diperbaharui,

“yah seperti inilah keadannya, kita harus nebeng,” beber Alimuddin.

BACA JUGA :   Bupati Barru Serahkan Insentif Kepada 1006 Pegawai Syara dan Guru Mengaji di Barru

Disamping itu sesuai dengan surat LKPP, kata dia, sudah mewajibkan ULP Barru memakai sistem versi 4,3 sebab sinkron dengan Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Dalam edarannya bagi daerah kabupaten, kota yang belum memakai sistem versi 4,3, direkomendasikan ke LKPP LPSe terdekat, makanya kami nebeng di Kabupaten Maros sebab di daerah Maros sudah sistem versi 4,3.” terang Alimuddin.

Bahkan, lanjut dikatakan Alimuddin, pihaknya sudah membawa server ke LKPP, namun kondisi untuk saat ini belum bisa, sebab dalam proses pengalihan data dari tahun 2012-2018 dan ini butuh waktu lama, namun proses instal versi 4,3 sudah ada di ULP.

BACA JUGA :   Bupati Barru Pimpin Rapat Persiapan HUT Barru ke-60

“Sementara saat ini proses lelang yang sudah masuk di Maros adalah lelang kegiatan Kesbang Barru, berupa pengadaan pakaian Dinas sebanyak 1.800 pasang sebab sifatnya urgent,” kunci Alimuddin. (Ril/BSS).