Seorang Wartawan di Bulukumba Diduga Disandera dan Dianiaya di Dalam Ruko

oleh -
Korban saat melapor ke Polres Bulukumba

Beritasulsel.com – Seorang wartawan di Kabupaten Bulukumba mengalami tindakan kekerasan, Rabu (7/8).

Korban bernama Andi Arsyad (40), warga Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. Korban adalah salah satu wartawan media online.

Menurut korban yang ditemui di Mapolres Bulukumba, ia disandera dan dianiaya oleh pelaku berinisial AK berteman, di dalam sebuah ruko di Kampung Baru, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA :   Ketua IWO Sulsel Janji Kawal Kasus Penganiayaan Wartawan di Bulukumba

Korban juga mengaku diintimidasi dipaksa menghapus foto foto dalam HP nya yang baru saja korban kutip saat melihat terduga pelaku mengeluarkan BBM dari tangki mobil.

“Saat itu saya bersama Andi Uga, tiba tiba melihat pelaku mengisap BBM dari tangki mobil menggunakan selang. Saat saya tanya mau diapakan itu BBM kenapa dikasi keluar dari tangki mobil, saat itulah pelaku marah lalu memukul mukaku setelah itu saya ditarik masuk ke sebuah ruko lalu dianiaya beramai ramai,” ucap Andi Arsyad.

BACA JUGA :   Penganiaya Wartawan di Bulukumba Akhirnya Diringkus

“Pelaku menyandera saya di dalam ruko, mereka menghapus semua foto foto di dalam HP ku, mereka mau membunuh saya bila saya tidak menghapus foto foto tersebut dan mereka juga mengancam akan membunuh saya bila saya melapor ke Polisi,” tutup Andi Arsyad.

Sementara itu, pemilik ruko bernama H. Talla, yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan bahwa Andi Arsyad tiba tiba datang lalu mengambil gambar tanpa izin serta mempertanyakan BBM yang ada di dalam ruko. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *