Luwu – Terungkap, ternyata ular piton sepanjang delapan meter yang menelan bulat bulat tubuh Suriati, awalnya sering memangsa ayam peliharaan warga.
Hal itu diungkapkan oleh Asmar, warga Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, kepada wartawan, Kamis 4 Juli 2024.
“Ayam ji dulu sering na makan karena warga di sini (Desa Siteba) sering kehilangan ayamnya dan diyakini dimakan ular,” ungkap Asmar.
Hal yang sama dikemukakan oleh Sekertaris Desa Siteba, Iyang.
Dia mengatakan bahwa, sebelum tubuh Suriati ditemukan telah ditelan bulat bulat piton, warga di desa tersebut seringkali mengeluhkan ayam peliharaannya hilang.
“Biasanya ayam ji yang na makan, terutama ayam yang kandangnya berada di pinggir pinggir hutan, banyak warga yang mengeluh ayamnya hilang secara tiba tiba, nah itu diyakini dimakan ular. Baru kali ini makan (telan) orang,” kata Iyang.
Diberitakan sebelumnya, Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas ditelan ular piton sepanjang 8 meter.
Ibu rumah tangga tersebut bernama Suriati, berusia 35 tahun, warga Dusun Balatana, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu.
Dia ditelan ular piton di Dusun Balatana, Desa Siteba pada hari Selasa, 2 Juli 2024, sekitar pukul 10.30 WITA.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Walenrang jajaran Polres Luwu, AKP Idul, yang dihubungi beritasulsel.com, jaringan beritasatu.com, menyebutkan bahwa saat itu Suriati berjalan sendiri menyusuri jalan setapak dari rumahnya menuju rumah adiknya untuk bersama-sama ke Puskesmas mengambil obat untuk anaknya yang sedang sakit.
Adik Suriati menunggu di jalan poros Andulan Siteba atau Topake.
Namun, karena sudah lama menunggu tetapi Suriati tak kunjung tiba, adik Suriati akhirnya menelpon Puddu (38), suami Suriati, dan menyampaikan bahwa Suriati belum tiba.
Puddu kemudian menyusuri jalan setapak untuk menyusul Suriati. Dalam keadaan gusar, Puddu menemukan celana panjang dan sandal yang digunakan Suriati.
“Di tengah jalan ditemukan celana panjang dan sandal korban, sehingga suami korban mencari di sekitar tempat tersebut dan menemukan ular piton sekitar 10 meter dari jalan setapak, tempat korban diterkam,” ungkap Idul, Rabu (3/7/2024).
Selanjutnya, Puddu memotong kepala ular piton tersebut kemudian pergi memanggil warga sekitar kebun untuk membantu mengeluarkan Suriati dari dalam perut ular piton.
“Setelah dievakuasi dari dalam perut ular piton, korban dibawa ke rumahnya untuk persiapan dikebumikan,” pungkas Idul. (***).
