MANADO – Kebakaran maut melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Maasing, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu subuh (28/6/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.00 WITA tersebut mengakibatkan tiga unit rumah warga hangus terbakar dan merenggut satu korban jiwa.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Abdul Patamani (21), seorang pemuda yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot).
Korban ditemukan tidak bernyawa setelah terjebak di dalam kamar saat kobaran api dengan cepat membesar dan mengepung bangunan rumah.
Selain korban jiwa, peristiwa ini juga menyebabkan seorang lansia bernama Fatma mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Korban selamat kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu bagian rumah warga ketika sebagian besar penghuni masih tertidur lelap.
Embusan angin yang cukup kencang ditambah material bangunan yang mudah terbakar membuat si jago merah dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke pemukiman sekitar.
Jenazah Abdul kemudian berhasil dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat, lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Pantauan di lokasi pada Minggu pagi menunjukkan pihak Satreskrim Polresta Manado bersama Bidlabfor Polda Sulut telah memasang garis polisi (police line) di area puing-puing rumah yang terbakar.
Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin, yang diminta keterangan terkait kebakaran maut teraebut mengaku belum bisa memberikan keterangan secara detail ihwal kronologi kejadian tersebut.
Pasalnya, kata Elwin, saat ini pihaknya masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian guna mengungkap penyebab pasti maupun total kerugian pada kejadian itu.
“Sabar dulu ya, nanti diinfokan secara detail. Saat ini saksi saksi masih dimintai keterangan dan pemeriksaan secara menyeluruh akan dilakukan Bidlabfor Polda Sulut,” ucap Elwin, kepada wartawan, (***)

