Persatuan Tunanetra Indonesia Audiens Virtual bersama Wagub Sulsel

- Redaksi

Rabu, 30 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Sulsel – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pertemuan virtual dengan DPD Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sulawesi Selatan, Selasa (29/12/2020).

Pertemuan virtual ini atas tindaklanjut dari audiensi yang dilakukan oleh Pertuni Sulsel bersama Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada 23 Desember lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri menyampaikan, “kami membuka ruang untuk teman-teman Pertuni untuk memberikan kami masukan, catatan dan pertimbangan untuk kedepan. Sehingga kami bisa bersinergi dan mewadahi teman-teman,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu Pengurus Pertuni Sulsel, Muhammad Ali menyampaikan keluhannya terkait masalah Nomor Induk Siswa (NIS). Masalah itu pun sudah dialami sejak lama oleh anggota Pertuni.

“Saat ada teman yang SMPLB, yang akan melanjutkan dan mendaftar ke pendidikan SMA Negeri (reguler) NIS-nya tidak terdeteksi secara online,” bebernya.

Dirinya berharap, Dinas Pendidikan bisa memperhatikan terkait NIS bagi siswa yang bersekolah di SLB, sehingga NIS bisa terkoneksi untuk bisa melanjutkan pendidikan di sekolah reguler.

“Kita ingin berkembang. Harus ada dukungan dari Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Ditambahkan pula oleh Yoga Indar Dewa selaku pengurus Pertuni Sulsel, bahwa dibutuhkan dukungan Pemerintah untuk memperjuangkan hak-hak bagi disabilitas.

Apalagi, kata dia, tujuan pendidikan untuk mencerdaskan bangsa. Sehingga seluruh bangsa berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan sama.

Yoga mengatakan, bahwa Pemprov Sulsel telah menghadirkan Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas.

“Pada Perda itu pada (Bab V) Kesamaan Kesempatan, di Pasal 10 disebutkan, bahwa (1)Setiap penyelenggara pendidikan memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas sebagai peserta didik pada semua satuan, jenis dan jenjang pendidikan; (2) Setiap penyelenggara pendidikan memberikan pelayanan khusus bagi peserta didik penyandang disabilitas yang disesuaikan dengan jenis dan derajat kedisabilitasan,” ungkapnya.

Lanjutnya, “yang intinya ada peluang bagi disabilitas untuk bisa menikmati fasilitas publik yang ada dan kemudahan yang disediakan, salah satunya dalam akses pendidikan. Kami harap diberi ruangmendapatkan kesamaan hak dalam memilih sekolah,” pintanya.

Dirinya mengaku, difabel tunanetra memiliki niat untuk sekolah reguler, karena merasa itu dibutuhkan Pertuni dalam mendorong sekolah reguler ini menjadi awal adaptasi lingkungan.

Ia pun berharap, Diknas Sulsel bisa melakukan sosialisasi tentang aturan terkait pendidikan bagi disabilitas.

“Kami ingin memiliki hak yang sama untuk menikmati warga negara. (Misalnya) kami jika memilih sekolah di mana yang kami inginkan, untuk mencoba diri upgrade menantang untuk bisa bersaing dengan lainnya (sekolah reguler),” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Banjir Tokoh di Halalbihalal IKA Unhas, Amran Sulaiman Serukan Alumni Tak Boleh Jalan Sendiri-sendiri
Andi Amar Apresiasi Program 130 Hari Kerja Presiden Prabowo
Ziarah Kubur, Tradisi Warga Buntulamba Setiap Tahun
Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama di Lagota Cafe & Resto
Mengatasi Stigma HIV/AIDS Melalui Pemberitaan yang Bertanggung Jawab
Andi Amar Dorong Pengusaha Muda HIPMI Sulsel Dukung dan Majukan Ekonomi Daerah
HIPMI Sulsel Gelar RBPL, Andi Amar Ma’ruf: Ini Langkah Awal Tentukan Program Terbaik untuk Kemajuan HIPMI
Komandan Lanud Hasanuddin Kunjungi Aset TNI AU di Pinrang, Bagikan Sembako kepada Warga

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 21:22

Banjir Tokoh di Halalbihalal IKA Unhas, Amran Sulaiman Serukan Alumni Tak Boleh Jalan Sendiri-sendiri

Selasa, 1 April 2025 - 15:04

Andi Amar Apresiasi Program 130 Hari Kerja Presiden Prabowo

Selasa, 1 April 2025 - 13:12

Ziarah Kubur, Tradisi Warga Buntulamba Setiap Tahun

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:46

Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama di Lagota Cafe & Resto

Sabtu, 29 Maret 2025 - 08:59

Mengatasi Stigma HIV/AIDS Melalui Pemberitaan yang Bertanggung Jawab

Berita Terbaru