Beritasulsel.com – Setelah melaksanakan Salat Idul Fitri, ramai warga di Desa Bonto, Buntulamba, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan mendatangi pemakaman umum untuk berziarah. Tradisi ini menjadi bagian dari budaya masyarakat untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia. Selasa, 1/4/2025.
Setelah selesai melaksanakan salat dan saling bersalaman untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, banyak warga yang langsung menuju ke pemakaman untuk melakukan ziarah kubur.
Salah seorang warga Hamzah Harkam mengatakan ziarah kubur adalah tradisi yang sudah dilakukan oleh warga setempat setiap tahunnya untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia.
“Seperti inilah tradisi warga disini. Setiap lebaran idul Fitri maupun lebaran haji, selalu kita melakukan pembersihan dan ziarah kubur,” ucap Hamzah.
Hamzah mengungkapkan selain berdoa di makam keluarga, kegiatan ziarah kubur juga menjadi ajang silaturahmi antar keluarga. Adapula yang membersihkan makam keluarganya.
“Tradisi ziarah kubur setelah Salat Idul Fitri diharapkan dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah dan mengingatkan akan keterbatasan hidup dan kenikmatan yang telah diberikan selama bulan Ramadan,” tandasnya. (*)
