PONOROGO – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), menghebohkan warga setempat, Rabu (20/5/2026).

Jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk di area semak belukar dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasar Pon, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Tohari saat mencari rumput pakan ternak di lahan kosong sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, Tohari mencium aroma busuk yang sangat menyengat dari arah semak-semak. Merasa curiga, Tohari kemudian mendekati sumber bau tersebut.

Ia pun terkejut setelah melihat tubuh seorang perempuan tergeletak dalam posisi miring tertelungkup di antara rerumputan liar.

“Saya awalnya mengira bangkai hewan karena baunya menyengat sekali. Setelah saya lihat lebih dekat ternyata mayat manusia,” ujar Tohari.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat kepolisian. Tak lama kemudian, personel Polsek Siman bersama tim identifikasi turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkap sejumlah ciri-ciri korban. Korban adalah perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.

Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi membusuk dan diduga telah meninggal dunia lebih dari tiga hari.

Korban diketahui masih mengenakan pakaian lengkap. Namun, petugas tidak menemukan identitas diri, dompet, maupun barang pribadi lainnya di sekitar lokasi penemuan.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, mengatakan bahwa jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Dr Harjono Ponorogo untuk menjalani visum serta proses identifikasi lebih lanjut.

Kemudian, kata Nanang, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang kini sedang dilakukan oleh aparat kepolisian. Oleh karena itu, ia belum bisa mengungkap secara pasti penyebab kematian korban.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” kata Nanang.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan berusia paruh baya agar segera melapor ke Polres Ponorogo atau mendatangi rumah sakit guna membantu proses identifikasi korban.

Saat ini, Satreskrim Polres Ponorogo masih mendalami kasus penemuan mayat perempuan tersebut dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan mayat. ***