Jelang Idul Fitri 1441 H, TGTPP Perketat Akses Keluar Masuk Parepare

oleh -

Beritasulsel.com – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, HM Taufan Pawe, meminta kepada semua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare untuk bekerja secara ekstra dalam memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Parepare.

Termasuk didalamnya efektivitas pelayanan dan pemetaan akses masuk Kota Parepare, melalui Posko Terpadu Batas Kota yang terdiri atas tiga titik, yakni Batas Parepare-Pinrang, Parepare-Sidrap, dan Parepare-Barru.

Taufan Pawe, mengatakan, langkah pencegahan dengan pemilahan di Batas Kota untuk mengurai aktivitas kendaraan dan juga meminimalisir warga yang masuk di Kota Parepare.

BACA JUGA :   Ngopi Bareng Tiga Tokoh Muda, Siapkan Project Buat Milenial Sulsel

“Kita tau berbagai masyarakat tentunya memiliki animo berbelanja yang merupakan budaya masyarakat kita jelang pelaksanaan Idul Fitri, maka kemudian untuk melakukan pemetaan dan juga penyaringan tersebut, setiap aktivitas di batas Kota kita lebih perketat,” katanya.

Ketua MKGR Provinsi Sulsel ini, menerangkan, jika pihaknya meminta kepada semua pihak untuk bisa memahami kondisi yang ada sekarang ini, dengan lebih menahan diri dalam melakukan aktivitas yang menimbulkan berkumpulnya banyak orang.

BACA JUGA :   Bupati Barru Beri Pembekalan Calon PNS Pemkab Barru

“Kita ingin kerja-kerja kita semua Virus ini bisa tertangani dengan baik, dan kita bisa menekan penyebarannya sehingga kemudian virus ini bisa kita putus penyebaran di Kota Parepare,” ucap Taufan Pawe.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Parepare, Iskandar Nusu, mengatakan, pihaknya akan intens memantau kondisi dan juga aktivitas kendaraan khususnya jelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

BACA JUGA :   Cegah Covid-19, Satuan Binmas Polres Sinjai Berikan Himbauan Kepada Masyarakat

“Sesuai arahan dari Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, agar semua tim bekerja ekstra untuk menyelamatkan masyarakat Kota Parepare dari virus tersebut, dan kami juga meminta kepada semua pengendara agar jujur dalam memberikan keterangan kepada kami di batas kota, agar pendataan warga yang masuk bisa lebih dirapikan lagi,” tandasnya. (RIS/BSS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *